Lampah Budaya Mubeng Beteng, Tradisi Khidmat Sambut Tahun Baru Jawa Be 1960 di Keraton Yogyakarta

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Yogyakarta, 17 Juni 2026 – Tepat saat jarum jam menunjuk pukul 00.00 WIB dan dentang lonceng Kamandungan Lor terdengar sebanyak 12 kali, ribuan langkah mulai bergerak perlahan mengelilingi Benteng Keraton Yogyakarta. Dalam suasana yang hening dan khidmat, masyarakat dari berbagai kalangan usia dan latar belakang mengikuti prosesi Lampah Budaya Mubeng Beteng, tradisi tahunan yang menjadi momen istimewa menyambut datangnya 1 Sura atau Tahun Baru Jawa Be 1960.

Kegiatan ini digelar pada rentang waktu Selasa hingga Rabu malam dan dini hari, 16–17 Juni 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara besar Mangayubagya Warsa Enggal Be 1960. Sebagai salah satu wujud Hajad Kawula Dalem, kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Paguyuban Abdi Dalem Keraton Yogyakarta bersama dukungan penuh masyarakat luas, dengan tujuan memperkuat peran Keraton Yogyakarta sebagai pusat pelestarian dan pengembangan kebudayaan Jawa.

Sebelum prosesi berjalan dimulai, suasana perenungan dan kekhusyukan telah dibangun sejak pukul 21.00 WIB di Bangsal Pancaniti. Di tempat tersebut, dilangsungkan pembacaan tembang macapat — kidung-kidung tradisional Jawa yang sarat akan makna filosofis, doa, serta harapan agar kehidupan ke depan senantiasa diberi kemudahan dan kebaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Paguyuban Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, KRT Kusumanegara, menjelaskan bahwa Lampah Budaya Mubeng Beteng hadir dari kesadaran kolektif masyarakat untuk terus menjaga sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Jawa yang telah diwariskan turun-temurun.

Baca Juga:  Kebersamaan yang Menguatkan dalam Barisan Sholat Tarawih

“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi yang dijalankan setiap tahun saja, melainkan menjadi ruang bersama untuk menyatukan rasa, melakukan introspeksi diri, serta menyambut pergantian tahun dengan hati dan pikiran yang lebih jernih,” ujar KRT Kusumanegara saat ditemui pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Ia menambahkan, agenda ini merupakan bentuk partisipasi aktif dari abdi dalem dan masyarakat untuk mendukung keberlangsungan Keraton sebagai jantung kebudayaan. “Melalui Lampah Budaya Mubeng Beteng, kami bersama-sama menjalani perenungan, memanjatkan doa, dan berharap tahun yang baru ini membawa berkah serta kebaikan yang melimpah bagi seluruh masyarakat Yogyakarta dan bangsa Indonesia secara luas,” tegasnya.

Dengan langkah yang tertib dan tenang, peserta melintasi jalur mengelilingi benteng sambil merenungkan perjalanan hidup yang telah dilalui serta memohon petunjuk di masa yang akan datang. Tradisi ini pun menjadi bukti nyata bagaimana warisan budaya tetap hidup, relevan, dan terus dirawat sebagai identitas bersama yang menguatkan persatuan antarwarga.

MULYOKO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba
Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara
REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG
KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA
Wapres Gibran Respons Aspirasi Warga, Revitalisasi Sekolah 3T di Ende Jadi Prioritas
Menjemput Rahmat: di Hari Istimewa
Presiden Prabowo: Himbara Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:56 WIB

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:47 WIB

Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:19 WIB

REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:09 WIB

KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA

Berita Terbaru