Ombudsman Jabar Tindaklanjuti Dugaan Penyimpangan dalam Penerimaan Calon Murid Baru 2026

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Bandung, 16 Juni 2026 – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat bergerak cepat menindaklanjuti laporan yang masuk terkait dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) tahun ajaran 2026. Laporan tersebut disampaikan oleh Persatuan Purnabakti Pendidik Indonesia (P3I) Jawa Barat bersama sejumlah orang tua calon siswa yang mengaku mengalami berbagai kendala selama proses pendaftaran berlangsung.

Pelaksana Tugas Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat, Fitry Agustine, menegaskan bahwa pihaknya segera membuka ruang pengecekan mendalam untuk memastikan kebenaran informasi yang dilaporkan. “Kami akan berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Jawa Barat guna mengumpulkan data, keterangan, serta mendalami setiap permasalahan yang diadukan,” ujarnya.

Beberapa hal yang menjadi fokus pengawasan antara lain dugaan ketidaksiapan sistem pendaftaran berbasis daring yang sering mengalami gangguan, lambannya tanggapan petugas dalam memberikan pelayanan, hingga kemungkinan adanya penyimpangan dari prosedur yang telah ditetapkan dalam aturan pelaksanaan PCMB tahun ini.

Fitry menjelaskan, apabila nantinya hasil pemeriksaan menemukan bukti terjadinya maladministrasi, Ombudsman berwenang mengeluarkan rekomendasi berisi langkah perbaikan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar pelayanan publik di sektor pendidikan berjalan lebih baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan kesiapan penuh instansinya untuk mengikuti seluruh proses pemeriksaan yang dilakukan Ombudsman. “Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pengaduan dan masukan. Pihak dinas siap memberikan segala keterangan serta dokumen yang dibutuhkan untuk kejelasan proses ini,” tegasnya.

Masyarakat dan para orang tua calon siswa kini menunggu hasil pemeriksaan tersebut, yang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta menyelesaikan berbagai kendala dan kekhawatiran yang muncul dalam pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ini.*** Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Lampura Gebrak Ekonomi Warga Lewat Pasar Murah, Gebyar UMKM dan Job Fair
Jaga Marwah ID Card Wartawan: Bukan Barang untuk Diobral dan Digadaikan
Jelang Rakernas IV, LSM Trinusa Lampung Turun Langsung Bagikan Bansos kepada Warga
Estafet Kepemimpinan Bergulir, M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran
PASTIKAN HIDANGAN AMAN DAN HIGIENIS, POLSEK MARGAASIH CEK LANGSUNG SPPG NUNJUNG 1
Proyek SPAM Mojolagres Rp9,9 Miliar Disorot: Dugaan Pelanggaran K3 Kembali Terjadi, Komitmen Perbaikan Dipertanyakan
Pramuka Terbaik Kabupaten Bandung Siap Bawa Nama Baik Daerah di Jamnas XII
Diduga Komitmen Hanya Omong Kosong, Pelanggaran K3 di Proyek Rp9,9 Miliar SPAM Mojolagres Masih Terulang
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Lampura Gebrak Ekonomi Warga Lewat Pasar Murah, Gebyar UMKM dan Job Fair

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Jaga Marwah ID Card Wartawan: Bukan Barang untuk Diobral dan Digadaikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Jelang Rakernas IV, LSM Trinusa Lampung Turun Langsung Bagikan Bansos kepada Warga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Estafet Kepemimpinan Bergulir, M. Ardhiansyah Resmi Pimpin Dinas Kominfotiksan Pesawaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Proyek SPAM Mojolagres Rp9,9 Miliar Disorot: Dugaan Pelanggaran K3 Kembali Terjadi, Komitmen Perbaikan Dipertanyakan

Berita Terbaru