Ada Perubahan Besar, Pemerintah Tak Lagi Kejar Jumlah Dapur MBG, Anggaran Dipangkas Jadi Rp268 Triliun

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Kompas1.id
Perubahan besar terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2026. Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan bahwa pembangunan dapur baru tidak lagi menjadi prioritas utama pemerintah, menyusul pemangkasan alokasi anggaran program dari semula Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

Dengan penyesuaian tersebut, arah kebijakan bergeser dari mengejar jumlah dapur sebanyak-banyaknya menjadi memastikan kualitas dan pemerataan layanan. BGN kini akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap lebih dari 27.000 dapur yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia.

Hasil pemetaan itu akan menjadi dasar penentuan kebijakan selanjutnya. Daerah yang dinilai memiliki kapasitas dan jumlah dapur sudah memadai, dipastikan tidak akan lagi mendapatkan tambahan kuota pembangunan baru. Sebaliknya, pemerintah akan memusatkan perhatian dan alokasi layanan pada wilayah-wilayah terpencil, tertinggal, dan perbatasan yang selama ini masih minim akses terhadap program makan bergizi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perubahan haluan ini menjadi sorotan utama, mengingat selama dua tahun terakhir pembangunan dapur MBG tumbuh sangat pesat. Banyak pihak, mulai dari pelaku usaha, yayasan, koperasi, hingga masyarakat umum, telah menyiapkan lahan, membangun gedung, dan melengkapi peralatan dengan harapan dapat bergabung menjadi mitra resmi program prioritas nasional ini.

Baca Juga:  Semarak Pawai Ramadan, Ratusan Siswa Madrasah di Desa Bindu Sambut Bulan Suci dengan Penuh Sukacita

Menanggapi situasi tersebut, BGN menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan setiap dapur yang sudah ada mampu beroperasi sesuai standar kesehatan, keamanan pangan, serta memberikan pelayanan yang layak dan berkualitas bagi penerima manfaat.

Selain mengatur ulang pengembangan dapur, pemerintah juga membuka peluang lebih luas bagi partisipasi sektor swasta. Pendanaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) serta bantuan hibah kini menjadi salah satu jalur yang didorong untuk menjaga keberlangsungan dan jangkauan program ke depannya.

Kebijakan baru ini diprediksi akan mengubah peta persebaran dapur MBG secara signifikan. Dampaknya juga akan terasa bagi daerah-daerah yang sebelumnya telah mengajukan diri atau berharap mendapatkan kuota tambahan pembangunan dapur baru pada tahun mendatang, yang kini kemungkinan besar harus menyesuaikan diri dengan prioritas pemerataan yang ditetapkan pemerintah.***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh
*”DUGAAN KSOP BITUNG LANGKAHI KEWENANGAN DIR KPLP.! SCRAPING BELASAN KAPAL DI TANDURUSA JADI SOROTAN NASIONAL”*
Hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi, Angkat Wibawa Kecamatan Longkib Menuju Level Nasional
Kapolres Tulang Bawang Bantu Lunasi Utang Nenek Sarmi, Korban Pencurian yang Hidup Sebatang Kara
Pemerintah Siapkan 1.000 Rusun di Kiaracondong Bandung, Pembangunan Tunggu Regulasi Pemanfaatan Aset BUMN
Kapolda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika Rp264,9 Miliar dan 166 Senjata Api Ilegal, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Kejahatan
Bupati Hamartoni Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan di Lampung Utara
Viral Keluhan Parkir Stadion Jalak Harupat, Pemilik Mobil Kaget Ditarif Rp50 Ribu Tanpa Karcis Lengkap
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:22 WIB

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:24 WIB

*”DUGAAN KSOP BITUNG LANGKAHI KEWENANGAN DIR KPLP.! SCRAPING BELASAN KAPAL DI TANDURUSA JADI SOROTAN NASIONAL”*

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:59 WIB

Hadirnya Sekolah Nasional Terintegrasi, Angkat Wibawa Kecamatan Longkib Menuju Level Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:58 WIB

Kapolres Tulang Bawang Bantu Lunasi Utang Nenek Sarmi, Korban Pencurian yang Hidup Sebatang Kara

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:56 WIB

Pemerintah Siapkan 1.000 Rusun di Kiaracondong Bandung, Pembangunan Tunggu Regulasi Pemanfaatan Aset BUMN

Berita Terbaru

Uncategorized

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh

Kamis, 30 Jul 2026 - 07:57 WIB

Uncategorized

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:20 WIB