Waspada! Modus Penipuan Membajak Nomor WhatsApp

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Di era digital saat ini, kejahatan siber semakin canggih dan merajalela. Salah satu modus yang sedang marak terjadi adalah pembajakan nomor WhatsApp oleh penipu. Mereka menggunakan berbagai cara licik untuk mengambil alih akun korban, sehingga bisa melakukan penipuan atas nama korban kepada keluarga, teman, atau rekan bisnis.

Salah satu cara yang sering digunakan penipu adalah dengan mengirimkan pesan yang terlihat sangat menggiurkan atau mendesak. Pesan tersebut biasanya berisi tawaran hadiah, undangan mengunduh aplikasi tertentu, atau permintaan untuk melakukan langkah-langkah teknis tertentu. Seperti contoh yang terlihat pada gambar, pesan tersebut meminta korban untuk mengklik tautan, mengikuti langkah-langkah instalasi, dengan janji bahwa aplikasi akan terbuka secara otomatis.

Padahal, di balik pesan tersebut tersembunyi niat jahat. Ketika korban mengklik tautan atau menginstal aplikasi yang tidak dikenal, perangkat mereka bisa terinfeksi malware atau virus berbahaya. Program jahat ini kemudian dapat mencuri data pribadi, termasuk kode OTP yang sangat penting untuk verifikasi akun WhatsApp.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah penipu berhasil mendapatkan akses ke nomor WhatsApp korban, langkah selanjutnya adalah mengubah pengaturan akun. Mereka akan segera mengganti nomor telepon yang terdaftar atau mengunci akun agar korban tidak bisa lagi mengaksesnya. Dalam waktu singkat, akun tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali penipu.

Baca Juga:  BANJIR DI NANGA NUAR: MUSIBAH YANG MELUMPUHKAN AKTIVITAS, NAMUN MENJADI “REJEKI DADAKAN” BAGI SEBAGIAN PEMUDA

Dengan akun yang sudah dibajak, penipu mulai beraksi. Mereka akan mengirimkan pesan kepada semua kontak yang ada di daftar chat korban. Pesan yang dikirim biasanya berisi permintaan transfer uang dengan berbagai alasan, seperti sedang dalam keadaan darurat, butuh dana cepat, atau menawarkan investasi palsu yang menguntungkan.

Karena pesan tersebut datang dari nomor yang dikenal, banyak orang yang langsung percaya dan tanpa sadar mentransfer uang kepada penipu. Kerugian yang dialami bisa sangat besar, baik dari segi materi maupun kepercayaan. Korban sering kali merasa kesulitan untuk memulihkan akun mereka dan membersihkan nama baik yang sudah tercemar.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati. Jangan pernah sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya, mengunduh aplikasi dari luar toko aplikasi resmi, atau memberikan kode verifikasi kepada siapa pun. Ingat, keamanan akun dan data pribadi ada di tangan kita sendiri. Jangan sampai menjadi korban kejahatan digital yang merugikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Panggung Milik Buruh Tani di Garut Hangus Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP dan Imbau Waspada
Presiden Prabowo Terima Pengunduran Kepala BGN, Sudaryono Ditunjuk Sebagai Pengganti
*ANTISIPASI BENTROK MATEL DAN OJOL POLSEK MARGAASIH PATROLI DI WILAYAH NYA*
CIPTAKAN PELAJAR BERKARAKTER, POLSEK MARGAASIH GELAR “POLICE GOES TO SCHOOL” DI SMA AL-MAS’UDIYAH*
Bupati Nanda Indira Serahkan Bantuan Bedah Rumah Baznas, Wujudkan Hunian Layak bagi Warga Kurang Mampu
Kecerdasan Buatan: Antara Ancaman Keamanan dan Perisai Perlindungan Digital
TERUS BERPRESTASI”,Lapas Garut Kembali Raih Dua Penghargaan Pengelolaan Keuangan Negara di Lingkungan Satker Mitra KPPN Garut.
Polrestabes Bandung Ungkap Peredaran Obat Keras Tanpa Izin di Setiabudi: Dua Tersangka dan 1.357 Butir Obat Diamankan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:49 WIB

Rumah Panggung Milik Buruh Tani di Garut Hangus Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP dan Imbau Waspada

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:08 WIB

Presiden Prabowo Terima Pengunduran Kepala BGN, Sudaryono Ditunjuk Sebagai Pengganti

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:20 WIB

*ANTISIPASI BENTROK MATEL DAN OJOL POLSEK MARGAASIH PATROLI DI WILAYAH NYA*

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:04 WIB

CIPTAKAN PELAJAR BERKARAKTER, POLSEK MARGAASIH GELAR “POLICE GOES TO SCHOOL” DI SMA AL-MAS’UDIYAH*

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:42 WIB

Kecerdasan Buatan: Antara Ancaman Keamanan dan Perisai Perlindungan Digital

Berita Terbaru