KOMPAS1.ID
GARUT, 22 Juli 2026 – Sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Cibungur, RT 01 RW 04, Desa Mekarbakti, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, ludes dilalap api pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Beruntung, peristiwa kebakaran ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka karena bangunan dalam keadaan kosong saat kejadian.
Kapolsek Bungbulang, IPTU Giyono, S.I.P., mengidentifikasi bangunan yang hangus tersebut sebagai milik Dede (49), seorang buruh tani warga setempat.
Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Jala (48), api pertama kali terlihat berkobar dari arah rumah korban. Saksi segera memberitahukan hal tersebut kepada pemilik rumah. Saat peristiwa berlangsung, tidak ada penghuni di dalam bangunan sehingga terhindar dari korban jiwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian mengindikasikan titik asal kebakaran berasal dari tungku yang sebelumnya digunakan untuk mengolah gula aren. Diduga api merambat cepat dan menghanguskan seluruh struktur rumah panggung berukuran sekitar 6 x 10 meter tersebut.
Akibat musibah ini, kerugian materiil yang ditanggung korban diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Merespons laporan tersebut, Kapolsek Bungbulang segera memimpin anggotanya menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata para saksi, serta mengumpulkan keterangan guna memperjelas kronologi kejadian.
Di akhir keterangannya, IPTU Giyono menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar selalu memastikan tungku, kompor, atau sumber api lainnya benar-benar padam setelah digunakan. Hal ini sangat penting terutama bagi hunian berbahan kayu atau rumah panggung yang sifatnya mudah terbakar.
“Keselamatan menjadi prioritas. Kami mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan tidak ada sumber api yang masih menyala setelah selesai digunakan,” tegas IPTU Giyono.
Dindin














