Program “Satu Kecamatan Satu Sapi” Terealisasi di Silat Hilir, Warga Sambut dengan Syukur dan Kebersamaan

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
SILAT HILIR, KAPUAS HULU – Janji yang disampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu akhirnya menjadi kenyataan. Program unggulan “Satu Kecamatan Satu Sapi” resmi terealisasi di Kecamatan Silat Hilir, disambut antusiasme tinggi, rasa syukur, dan kebahagiaan oleh seluruh lapisan masyarakat setempat. Bantuan ini dinilai sebagai bukti nyata kepedulian pemerintah sekaligus wujud komitmen yang dijalankan demi kesejahteraan rakyat.

Sapi bantuan tersebut kini telah berada di kediaman Ibu Dina, Desa Baru, dan dipersiapkan untuk dipotong serta dibagikan dagingnya kepada masyarakat pada hari berikutnya. Sejak kedatangannya, hewan kurban ini menjadi pusat perhatian warga yang berbondong-bondong datang untuk melihat, membantu persiapan, hingga ikut serta menjaga keamanan lokasi. Bagi warga, kehadiran sapi ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol kuatnya hubungan dan kebersamaan antara pemerintah dan rakyat.

Program ini sempat menjadi sorotan publik karena merupakan salah satu janji yang disampaikan saat masa kampanye. Kini, dengan terealisasinya bantuan di Silat Hilir, masyarakat meyakini bahwa janji tersebut bukan sekadar ucapan belaka, melainkan benar-benar diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Silat Hilir, Edy Suharta, S.E., M.M., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pemkab Kapuas Hulu serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya program ini. Menurutnya, momen seperti ini memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan sosial belaka.

“Atas nama masyarakat Kecamatan Silat Hilir, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu serta semua pihak yang telah merealisasikan bantuan sapi ini. Momentum ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” ujar Edy Suharta.

Baca Juga:  ULTIMATUM KERAS! Sahrir Jamsin Tantang Direktur RSUD Jailolo dr. Novimaryana Drakel Audit Terbuka: Jangan Sembunyi di Balik Retorika

Beliau juga berharap program serupa dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang, mengingat manfaatnya yang sangat besar, terutama bagi warga yang jarang sekali berkesempatan menikmati daging sapi. Kehadiran bantuan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli di tengah masyarakat.

Waarga setempat menyambut baik rencana pembagian daging tersebut. Mereka menilai kegiatan ini akan membawa kebahagiaan tersendiri, sekaligus menjadi ajang memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi identitas masyarakat Silat Hilir. Mulai dari persiapan, pemotongan, hingga pembagian daging, seluruh elemen masyarakat diharapkan terlibat aktif dan menjaga suasana tetap aman, tertib, serta penuh kekeluargaan.

Tokoh masyarakat setempat juga mengajak warga untuk menjaga kekompakan dan menjadikan bantuan ini sebagai sarana pemersatu. Nilai sosial yang terkandung dalam program ini dianggap jauh lebih berharga dibandingkan nilai materinya, karena mampu menyatukan warga dalam suasana syukur dan berbagi.

Besok, proses pemotongan dan pembagian daging akan dilaksanakan secara bersama-sama. Suasana haru, syukur, dan kebersamaan diprediksi akan menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Masyarakat pun berharap, momentum ini menjadi awal yang baik untuk semakin mempererat persatuan dan kemajuan Kecamatan Silat Hilir di masa depan.

Effendy
(Jurnalis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB