MENGURAI BENANG KUSUT AKUNTABILITAS: KASUS DUGAAN SUAP DI TUBUH BEA DAN CUKAI

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Jakarta, 22 Mei 2026 – Fondasi integritas lembaga pelayanan publik kembali diuji. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum secara resmi mengungkap dugaan aliran dana ilegal yang melibatkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama. Dalam sidang yang berlangsung, pihak penuntut membeberkan indikasi penerimaan gratifikasi bernilai sangat besar yang diduga bersumber dari kalangan pelaku usaha jasa logistik swasta.

Berdasarkan surat dakwaan yang dibacakan Jaksa KPK, M. Takdir, aliran dana tersebut terjadi secara berkala selama enam bulan, terhitung mulai Agustus 2025 hingga Januari 2026. Uang yang dikemas dalam amplop tersebut diduga diserahkan langsung oleh John Field, petinggi perusahaan Blueray Cargo.

“Kami tegaskan bahwa tiap bulan ada penyerahan, jadi selama enam bulan terjadi enam kali penyerahan dengan rincian yang berbeda-beda dalam dokumen. Namun rekapan yang kami jadikan sampel sudah cukup untuk menunjukkan adanya kode inisial serta nilai nominal yang jelas, setidaknya untuk salah satu bulan,” jelas Jaksa M. Takdir di hadapan majelis hakim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak penuntut juga mengungkap adanya pola khusus dalam transaksi tersebut, yaitu penggunaan sistem kodifikasi sebagai penanda. Salah satu bukti yang dipaparkan adalah temuan amplop bertanda kode ‘1’, yang setelah diperiksa isinya berupa mata uang asing sebesar 213.600 Dolar Singapura.

Baca Juga:  Pembangunan Gedung Perpustakaan SDN 05 PB Penai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Terbengkalai

Apabila diakumulasikan berdasarkan pola penyerahan bulanan yang tercantum dalam dokumen dakwaan, total dana yang diduga diterima oleh pejabat tinggi tersebut mencapai angka yang sangat signifikan. Rincian yang terungkap menunjukkan:

– Total dugaan suap: Diperkirakan mencapai Rp61 miliar
– Frekuensi penyerahan: Dilakukan sebanyak enam kali selama periode kasus
– Sumber dana: Diduga berasal dari pimpinan Blueray Cargo, John Field
– Jangka waktu: Agustus 2025 hingga Januari 2026

Kasus yang menyeret nama petinggi otoritas kepabeanan ini menjadi peringatan keras bagi perjalanan reformasi birokrasi di Indonesia. Sektor Bea dan Cukai yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan fiskal serta kelancaran dan keamanan lalu lintas barang internasional, kini kembali menjadi sorotan tajam masyarakat.

Dugaan adanya transaksi di balik layar antara pihak pengatur kebijakan dengan pelaku usaha tidak hanya merusak keadilan dalam berusaha, tetapi juga mengikis kepercayaan pasar terhadap kepastian hukum di tanah air. Hingga saat ini, masyarakat luas masih menantikan proses hukum yang berjalan tegas, transparan, dan adil demi tegaknya akuntabilitas tanpa pandang bulu.

(Bob Hariawan – Kabiro kota  Bandung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Ketulusan Berbagi untuk Sesama
Sambut Hari Pramuka: Memperkuat Peran Pramuka dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter
CEGAH KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI CEK KOS-KOSAN DI DESA NANJUNG
Fantastis Aggaran Internet kominfo Ogan Ilir Tak Sesuai Sirup
Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat untuk Cegah Kejahatan Keuangan Digital
Resahkan Warga dan Pengguna Jalan, Polsek Baradatu Amankan Pria ODGJ Tanpa Identitas
Polres Garut Amankan Satu Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Cibalong
Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Selesai Maksimal 10 Hari Kerja
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Menjemput Keberkahan di Hari Agung: Ketulusan Berbagi untuk Sesama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:42 WIB

Sambut Hari Pramuka: Memperkuat Peran Pramuka dalam Mencetak Generasi Muda Berkarakter

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:08 WIB

CEGAH KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI CEK KOS-KOSAN DI DESA NANJUNG

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Fantastis Aggaran Internet kominfo Ogan Ilir Tak Sesuai Sirup

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:37 WIB

Resahkan Warga dan Pengguna Jalan, Polsek Baradatu Amankan Pria ODGJ Tanpa Identitas

Berita Terbaru