Dua Wisatawan Asal Karawang Hilang Akibat Longsor di Curug Cileat Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG KOMPAS1.ID
Kabar duka datang dari lokasi wisata Curug Cileat, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Dua wisatawan asal Kabupaten Karawang yang hilang tertimbun material longsor sejak Jumat (15/5/2026) sore, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Sabtu (16/5/2026) pagi hingga siang hari dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban yang ditemukan tersebut bernama Winda Lianbong (20), warga Kecamatan Kosambi, dan Alda Apriliani (22), warga Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Keduanya ditemukan tertimbun tanah sedalam sekitar dua meter dan posisinya berdekatan satu sama lain. Penemuan jenazah pertama kali teridentifikasi sekitar pukul 11.23 WIB, dan proses evakuasi sepenuhnya baru selesai dilakukan pukul 12.59 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat (15/5) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, kedua korban sedang mendaki di kawasan wisata tersebut bersama rombongan yang berjumlah lima orang. Tiba-tiba terjadi pergerakan tanah yang memicu longsor. Tiga orang anggota rombongan lainnya beruntung berhasil menyelamatkan diri, namun Winda dan Alda tertimbun dan hilang dari pandangan.

Proses pencarian kedua korban sempat terhambat dan dihentikan pada Jumat malam karena kondisi cuaca yang buruk, yakni hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut serta medan yang licin dan rawan longsor susulan. Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada pagi hari ini dengan melibatkan personel SAR gabungan, kepolisian, TNI, dan petugas terkait lainnya, hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan.

Jenazah kedua korban kini telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga. Pihak pengelola wisata dan pemerintah daerah setempat pun kembali mengimbau kepada para pengunjung untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca serta peringatan keamanan saat berkunjung ke kawasan wisata alam, terlebih saat musim hujan tiba.  *** Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*
Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras
Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa
Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga
Program Adiwiyata Bangkit di Tanggamus, 186 Sekolah Daftar SIDIA, Tujuh Sekolah Jalani Validasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:16 WIB

Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:51 WIB

**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak

Berita Terbaru