
Wakil Bupati Aceh Singkil, Hamzah Sulaiman,secara resmi menyerahkan kotak KOIN NU (Kotak Infak Nahdlatul Ulama), Rabu (13/5/2026), sebagai simbol hadirnya kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Penyerahan kotak infak tersebut menjadi penanda dimulainya Gerakan “Sehari Seribu” yang digagas oleh PCNU Kabupaten Aceh Singkil. Sebuah gerakan sederhana, namun sarat makna kemanusiaan dan harapan bagi warga kurang mampu di Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkil.
Dalam sambutannya, Hamzah Sulaiman menyampaikan bahwa kekuatan besar tidak selalu lahir dari sesuatu yang besar, tetapi dari keikhlasan kecil yang dilakukan secara terus-menerus.
Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Singkil untuk menyisihkan seribu rupiah setiap hari sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Jangan lihat kecilnya nilai yang diberikan, tetapi lihatlah besarnya manfaat yang bisa dirasakan oleh saudara-saudara kita yang sedang kesulitan. Bisa jadi seribu rupiah yang kita sisihkan hari ini menjadi harapan bagi anak yatim untuk tetap sekolah, menjadi obat bagi warga yang sakit, atau menjadi bantuan bagi keluarga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Hamzah dengan penuh haru.
Menurutnya, Gerakan KOIN NU bukan sekadar program pengumpulan infak, tetapi gerakan membangun solidaritas dan rasa saling memiliki di tengah masyarakat.
Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu sektor pendidikan, kesehatan, serta bantuan sosial dan kemanusiaan lainnya bagi warga yang membutuhkan.
“Gerakan ini murni dari masyarakat untuk masyarakat. Ketika kita bersama-sama bergerak, sekecil apa pun yang diberikan akan menjadi kekuatan besar untuk menolong sesama,” tambahnya.
Melalui Gerakan “Sehari Seribu” ini, diharapkan tumbuh budaya saling peduli dan semangat berbagi di tengah masyarakat Aceh Singkil, sehingga tidak ada lagi warga yang merasa sendiri saat menghadapi kesulitan hidup.(SB)














