APBDes-DD Nagarakembang Rp. 2,19 M: Kades Klaim Sudah Monev & Lolos Inspektorat Kab.Majalengka.

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, http://Kompas1.Id
Total Dana Desa Nagarakembang, Kecamatan Cingambul, Tahun 2024-2025, tembus Rp. 2.197.660.000. Rinciannya: Tahun 2024 Rp. 1.153.151.000 & Tahun 2025 Rp. 1.044.509.000.

Dikonfirmasi awak media Kompas1.Id via WhatsApp, Kades Nagarakembang jawab: “Saya mau koordinasi dulu dengan Sekdes. Semua sudah dilaksanakan bahkan sudah di-monev Kecamatan dan diperiksa oleh Inspektorat Kab. Majalengka.” Senin 11 Mei 2026.

MASALAHNYA: “SUDAH MONEV” BUKAN JAMINAN BERSIH. INI 4 TEMUAN DARI DATA APBDes: Diduga Maladministrasi di soal Laporan pertanggungjawaban LPJ.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1.STUNTING & PMT BALITA MINIM, POSYANDU JUMBO.

Posyandu 2024: Rp 73,4 Jt & 2025: Rp 90,2 Jt. Total Rp. 163,6 Jt 2 tahun. Tapi pos “stunting” spesifik tidak ada. PMT, susu, telur masuk pos mana? Penyuluhan Kesehatan cuma Rp. 5,47 Jt 2024, 2025 nol. Anggaran gede, output tidak jelas.

2.JALAN USAHA TANI RAJA: Rp. 568,5 JUTA, TAPI JALAN DESA KERDIL.

JUT (Jalan usaha tani) Tahun 2024: Rp. 327,01 Jt + 2025: Rp 241,5 Jt = Rp 568,52 Jt.
Bandingin: Jalan Lingkungan/Gang 2024 Rp. 298,9 Jt, tapi 2025 cuma Rp. 37,78 Jt. Jalan Desa 2024 cuma pemeliharaan Rp. 165,5 Jt, 2025 cuma Rp 6. Jt.
Logika: _Jalan ke sawah kinclong setengah miliar, jalan ke rumah warga 2 tahun cuma Rp. 44 Jt?_ Warga suruh terbang?

3.LAPANGAN OLAHRAGA Rp.337,4 JUTA: PROYEK MERCUSUAR 2025.

Tahun 2025 muncul “Pemeliharaan Sarpras Kepemudaan dan Olahraga Rp. 337.406.000” = 32,3% dari total DD 2025.
Padahal 2024 nol. Ujug-ujug 2025 nendang pagu anggarannya diduga barjas tidak sesuai dengan perbup Kabupaten majalengka Rp. 337 Jt. Lebih besar dari JUT 2025. Lebih besar dari total Posyandu 2 tahun.
Tanya Kades:_Urgent mana, lapangan bola barjasnya bagaimana? Monev Kecamatan setuju anggaran ini?_

Baca Juga:  KEJAKSAAN AGUNG TETAPKAN GLORRY HARIMMAS SIOMBING JADI TERSANGKA KORUPSI MBG

4.KEADAAN MENDESAK BLT-DD Rp. 144 JUTA 2 TAHUN: BERAPA KPM PENERIMA ?

2024: Rp 72 Jt & 2025: Rp 72 Jt. Total Rp. 144 Jt. Tidak ada rincian . Pakta di lapangan banyaknya kecemburuan sosial bagi penerima KPM Diduga banyak KPM Penerima tidak tepat sasaran.

ANGGARAN LAIN YANG JADI SOROTAN PUBLIK:
1. Lumbung Desa Tahun 2025: Rp.80 Jt – realisasinya Ke hewani yang dikelola BUMDES ? yang katanya pak kades beli sapi 4 ekor.
2. Pengelolaan Sampah 2025: Rp. 71,4 Jt – Program baru. 2024 nol. Efektif tidak?
3. Sistem Informasi Desa 2025: Rp. 30 Jt – Website desa sudah update APBDes belum?
4. Informasi Publik 2024: Rp.16,1 Jt – Baliho apa saja? Ada foto LPJ?
5. Operasional Pemdes 2 tahun: Rp. 22,5 Jt – Wajar. operasional jalan terus?
6. Banprov 2025: Rp. 130 Jt – Di luar DD. Untuk apa? Harus diurai juga.selain tunjangan kepala desa, perangkat dan BPD untuk kegiatan fisiknya apa?

“KALAU SUDAH DIPERIKSA, TUNJUKKAN LHP-NYA.”

Kades bilang sudah diperiksa Inspektorat. Bagus. Berarti ada Laporan Hasil Pemeriksaan. Sesuai UU KIP, LHP itu informasi publik.
Publik berhak tahu:
1. Apakah Lapangan Rp. 337 Jt sesuai prioritas atau dicoret?
2. Apakah JUT Rp. 568 Jt volumenya sesuai RAB? Jawab pak kades di 2 lokasi titik kegiatannya.

“Monev bukan stempel suci. banyak kasus sudah monev tapi tetap korupsi. Kuncinya transparansi LHP,” tegas Pengamat Desa Unma, Drs. Eko S.

Kades Nagarakembang belum kirim data susulan usai “koordinasi dengan Sekdes”.

Pewarta~ Dj & Tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Modus Penipuan Spam Internasional via WhatsApp: Tinjauan Hukum dan Langkah Mitigasi
Pelajar SMA Diserang Saat Berangkat Sekolah, Diduga Jadi Korban Pembegalan di Bumi Nabung
Tindak Lanjut Laporan Warga, Polsek Baleendah Amankan Pelaku Pencurian HP di RSUD Welas Asih
Peringatan Keras: Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin Edar di Cikarang Selatan Terancam Hukuman Berat
Hadiat Laksanakan Reses, Fokus Menampung Aspirasi dan Keluhan Warga
Kompolnas RI Lakukan Visitasi ke Polsek Metro Pusat dalam Penilaian Kompolnas Awards 2026
Perkuat Sinergitas Penegak Hukum, Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri
Pakuan Ratu Tangkap DPO Kasus Pencurian TBS Sawit di Belitang Jaya
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Waspada Modus Penipuan Spam Internasional via WhatsApp: Tinjauan Hukum dan Langkah Mitigasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Pelajar SMA Diserang Saat Berangkat Sekolah, Diduga Jadi Korban Pembegalan di Bumi Nabung

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Tindak Lanjut Laporan Warga, Polsek Baleendah Amankan Pelaku Pencurian HP di RSUD Welas Asih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Peringatan Keras: Peredaran Obat Keras Golongan G Tanpa Izin Edar di Cikarang Selatan Terancam Hukuman Berat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Hadiat Laksanakan Reses, Fokus Menampung Aspirasi dan Keluhan Warga

Berita Terbaru