Wali Kota Bandung: Pembongkaran Bangunan Liar Bukan Tindakan Sepihak, Sudah Disepakati Bersama Pemprov Jabar

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG KOMPAS1.ID
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, akhirnya memberikan tanggapan terkait langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melakukan penertiban dan pembongkaran bangunan liar di sejumlah titik di Kota Bandung. Farhan menegaskan, langkah tersebut sama sekali bukan tindakan sepihak, melainkan hasil kesepakatan yang telah dibahas matang antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Farhan, komunikasi dan pembahasan terkait rencana penertiban ini sudah berlangsung sejak sekitar satu bulan lalu. Dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk memprioritaskan penataan dan pembongkaran bangunan liar maupun bangunan tidak berizin yang berdiri di sekitar aset-aset milik pemerintah provinsi.

Salah satu lokasi yang telah selesai ditata adalah kawasan sekitar Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju). Di lokasi tersebut, sejumlah kios milik pedagang kaki lima dibongkar guna mengembalikan fungsi kawasan sebagai ruang publik sekaligus mempercantik wajah pusat Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farhan mengaku sepenuhnya mendukung langkah yang diambil Pemprov Jabar tersebut. Ia pun menyampaikan apresiasi karena pihak provinsi turun langsung membantu pemerintah kota dalam menangani persoalan ruang kota yang selama ini menjadi tantangan.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Jawa Barat mulai melakukan uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dari Command Center

“Kami mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Bandung. Apresiasi kami sampaikan kepada Pemprov Jawa Barat yang turut membantu proses penertiban ini,” ujar Farhan.

Selain melakukan penertiban fisik, Pemkot Bandung mengklaim terus menjalankan pendekatan persuasif kepada para pedagang dan pemilik bangunan. Pemerintah mengimbau warga agar mau membongkar bangunannya secara sukarela demi kelancaran proses penataan, serta meminimalkan terjadinya konflik di lapangan.

Farhan mengakui bahwa penertiban bangunan liar bukanlah pekerjaan yang mudah dan sederhana. Salah satu kasus yang memerlukan penanganan hati-hati terdapat di kawasan Cicadas. Di lokasi tersebut, bangunan kios yang kini ditata dulunya dibangun oleh pemerintah kota pada masa kepemimpinan Ridwan Kamil, sehingga diperlukan pendekatan khusus agar tidak merugikan pihak pedagang.

Penataan kawasan Cicadas sendiri berkaitan erat dengan proyek strategis pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Karena itu, Farhan menegaskan pemerintah sedang berupaya mencari solusi terbaik, termasuk rencana relokasi, agar kelangsungan usaha para pedagang yang terdampak tetap terjaga di tengah berjalannya pembangunan kota.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Sudah Saatnya Android Menaklukkan iPhone? Ini Fakta yang Perlu Dibahas
Pemkab Lampung Utara Matangkan Pertanggungjawaban APBD 2026,Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:40 WIB

Kabupaten Bandung Catat Realisasi Pendapatan 49,12 Persen, Melampaui Rata-Rata Jawa Barat

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:27 WIB

Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:07 WIB

Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia

Berita Terbaru

Politik

Rakerda Pelantikan DPC dan Relawan DPD PAN Kabupaten Bandung

Selasa, 7 Jul 2026 - 04:22 WIB