OJK Pastikan Tak Ada Saham Baru Indonesia Masuk Indeks MSCI, Sejumlah Emiten Berpotensi Keluar

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
JAKARTA — Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi memastikan tidak akan ada penambahan saham baru asal Indonesia yang masuk ke dalam konstituen indeks global MSCI pada pengumuman yang dijadwalkan Selasa (12/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Friderica menyusul keputusan penyedia indeks global MSCI Inc. yang sebelumnya mengumumkan penghentian sementara atau “freeze” terhadap masuknya saham-saham Indonesia ke dalam indeks MSCI.

“Kalaupun besok pengumumannya kita tunggu, kan mereka udah bilang freeze kan, jadi enggak ada yang baru yang masuk. Tapi yang lama mungkin akan keluar,” ujar Friderica saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (11/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan MSCI tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena indeks MSCI merupakan salah satu acuan utama investor global dalam menentukan portofolio investasi di pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Masuk atau keluarnya suatu saham dari indeks MSCI biasanya berdampak langsung terhadap arus dana asing dan pergerakan harga saham di pasar.

Pembekuan sementara terhadap saham Indonesia ini disebut berkaitan dengan evaluasi MSCI terhadap aspek aksesibilitas pasar dan mekanisme perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Sejumlah kebijakan pasar modal yang diterapkan dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan investor internasional dan penyedia indeks global tersebut.

Baca Juga:  Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Ajang Pembinaan Atlet dan Pelestarian Budaya

Meski demikian, OJK menegaskan pihaknya bersama regulator dan otoritas pasar modal lainnya terus melakukan komunikasi intensif dengan MSCI guna memastikan pasar modal Indonesia tetap kompetitif dan menarik bagi investor global.

Friderica juga meminta pelaku pasar untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi berlebihan menjelang pengumuman resmi MSCI. Menurutnya, fundamental pasar modal Indonesia masih cukup kuat di tengah dinamika global yang terjadi saat ini.

Analis menilai apabila ada saham Indonesia yang keluar dari indeks MSCI, maka potensi tekanan jual dari investor asing jangka pendek bisa meningkat. Namun, dampaknya diperkirakan akan berbeda-beda tergantung bobot saham dan minat investor domestik terhadap emiten terkait.

Sebelumnya, MSCI diketahui tengah melakukan kajian terhadap sejumlah aspek operasional pasar modal Indonesia, termasuk likuiditas, fleksibilitas perdagangan, hingga efisiensi mekanisme transaksi bagi investor asing. Kebijakan pembekuan sementara ini membuat peluang saham baru Indonesia untuk masuk indeks MSCI pada periode review kali ini praktis tertutup.

Pelaku pasar kini menantikan pengumuman resmi MSCI yang akan dirilis pada Selasa (12/5/2026) untuk mengetahui daftar saham Indonesia yang tetap bertahan maupun yang berpotensi dikeluarkan dari indeks global tersebut.Jurnalis Joepin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu
Tegakkan Kedisiplinan Personel, Bid Propam Polda Jabar Gelar Gaktibplin Skala Besar di Polres Majalengka
“GAMMA Resmi Surati Kejari Lebak, Dorong Penegakan Hukum atas Temuan LHP BPK”
KEGIATAN TERAKHIR PENUH MAKNA, Momen Manasik Haji Jadi Kenangan Indah Jelang Wisuda Anak-Anak
Pelayanan BAPENDA Kabupaten Bandung Dinilai Sangat Memuaskan, Warga Apresiasi Integritas Petugas
Subulussalam Masuk Daftar Verifikasi SNT Kemendikdasmen, Lokasi di Desa Lae Saga walikota tinjau Langsung bersama kemendikdasmen,
Polsek Banjar Gelar Operasi Penegakan Disiplin Internal, Pastikan Anggota Bebas Pelanggaran
JELANG IDUL ADHA, BHABINKAMTIBMAS DESA NANJUNG POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI KONTROL PENJUALAN HEWAN KURBAN DI JLN. TERUSAN NANJUNG DARAULIN*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:07 WIB

Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:46 WIB

Tegakkan Kedisiplinan Personel, Bid Propam Polda Jabar Gelar Gaktibplin Skala Besar di Polres Majalengka

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:01 WIB

“GAMMA Resmi Surati Kejari Lebak, Dorong Penegakan Hukum atas Temuan LHP BPK”

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:38 WIB

KEGIATAN TERAKHIR PENUH MAKNA, Momen Manasik Haji Jadi Kenangan Indah Jelang Wisuda Anak-Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:22 WIB

Subulussalam Masuk Daftar Verifikasi SNT Kemendikdasmen, Lokasi di Desa Lae Saga walikota tinjau Langsung bersama kemendikdasmen,

Berita Terbaru