Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III IPSI Pesawaran Ajang Pembinaan Atlet dan Pelestarian Budaya

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran,- KOMPAS1.id ||5 April 2026 — Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Pesawaran resmi diselenggarakan sebagai ajang pembinaan atlet sekaligus upaya melestarikan warisan budaya bangsa.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 April 2026, ini ditutup dengan penyerahan piala dan sertifikat kepada para pemenang di GSG Pemkab Pesawaran pada Minggu (5/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 80 pesilat putra dan putri dari 9 perguruan silat di bawah binaan IPSI Kabupaten Pesawaran.

Kejuaraan ini merupakan bagian penting dalam proses penjaringan atlet berbakat yang akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Pesawaran pada ajang yang lebih tinggi, seperti Gubernur Cup dan Porprov Tahun 2026

Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. menyampaikan rasa bangga atas semangat juang para peserta yang telah bertanding dengan penuh sportivitas.

Bupati menyebut, kejuaraan ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarperguruan serta menjaga eksistensi pencak silat sebagai budaya bangsa.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada para juara serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia berpesan agar para atlet yang meraih prestasi tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan disiplin latihan.

“Sementara bagi yang belum berhasil, diharapkan menjadikan hasil tersebut sebagai motivasi untuk bangkit dan berlatih lebih giat,” ujar Bupati Nanda.

Baca Juga:  "Torang Samua Basudara: TNI Adalah Garda Terdepan Penjaga NKRI Bersatu Bersama Suku Bangsa, Adat, Agama dan Budaya

Senada dengan itu, Wakil Bupati sekaligus Ketua IPSI Kabupaten Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H. mengungkapkan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari proses strategis dalam menjaring atlet-atlet terbaik daerah.

“Kami berharap seluruh atlet terus berlatih secara konsisten agar pencak silat Pesawaran semakin maju dan mampu bersaing di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pertandingan, Johan Saputra dari Perguruan Tapak Suci dinobatkan sebagai pesilat terbaik putra, sementara pesilat terbaik putri sekaligus peraih medali emas diraih oleh Marseli Cesa Mutia Sari dari Perguruan PSHT.

Medali perak diraih oleh Diah Ayu Kurnia Ramadani dari Perguruan Satria Sejati, dan medali perunggu diraih oleh Olivia dari Perguruan Pencak Suci.

Adapun juara umum pada kejuaraan ini diraih oleh Perguruan Tapak Suci dengan perolehan 10 medali emas dan 1 medali perak.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Sekretaris Umum Pengprov IPSI Lampung, para ketua dan anggota perguruan pencak silat se-Kabupaten Pesawaran, dewan juri, wasit, pelatih, serta seluruh peserta dan panitia penyelenggara.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB