Temui Menteri ATR/BPN, walikota Subulussalam Adukan Konflik Lahan HGU dan Minta Redistribusi Tanah

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam kompas1 id
Jakarta– Pemerintah Kota Subulussalam beraudiensi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, di Jakarta, Rabu 6/5/2026.

Pertemuan itu membahas sejumlah persoalan agraria di Subulussalam, mulai dari tumpang tindih lahan Hak Guna Usaha (HGU) dengan tanah masyarakat, konflik agraria dengan perusahaan, hingga ketimpangan penguasaan tanah.

Wali Kota Subulussalam M. Rasyid secara khusus mengangkat konflik masyarakat dengan PT Laot Bangko serta dugaan aktivitas perkebunan tanpa HGU oleh PT Sawit Panen Terus (SPT). Aktivitas SPT disebut berpotensi merusak kawasan strategis Ekosistem Leuser.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Pemko juga mengusulkan peninjauan kembali HGU PT Mitra Sejati Bersama karena sebagian lahannya telah menjadi pemukiman masyarakat.

Baca Juga:  DANA PENYERTAAN MODAL BUMDES LEBAKWANGI RP.235 JUTA 2025 DISOROT, DIDUGA KETUA BUMDES DAN PEMDES TIDAK SEJALAN.

“Kami juga menyoroti adanya indikasi pelanggaran serius dalam pemanfaatan lahan, termasuk penguasaan tanpa izin dan lahan terlantar yang belum ditertibkan,” ujar Wali Kota.

Dari audiensi tersebut, Kementerian ATR/BPN menyatakan dukungan untuk empat hal:
1. Percepatan review dan penataan HGU.
2. Redistribusi tanah dari lahan terlantar dan eks HGU kepada masyarakat.
3. Penertiban penguasaan lahan yang tidak sesuai aturan.
4. Penyelesaian konflik agraria secara adil melalui reforma agraria.

“Komitmen kami jelas, menghadirkan keadilan bagi masyarakat, melindungi hak-hak rakyat atas tanah, serta memastikan pengelolaan sumber daya agraria berjalan sesuai hukum,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan
*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*
‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing
Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail
Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia
Sudah Saatnya Android Menaklukkan iPhone? Ini Fakta yang Perlu Dibahas
Pemkab Lampung Utara Matangkan Pertanggungjawaban APBD 2026,Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah
‎Hampir Dua Tahun Pendopo Sekda Aceh Singkil Kosong, Masyarakat Pertanyakan Anggaran Miliaran Rupiah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:21 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Gunung Masigit Dikritik, Camat Jelaskan Alasan

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:59 WIB

*Negara Kaya Sumber Daya Alam, Rakyat Justru Dibebani Pajak Semakin Berat — Ketua DPW IWOI JATENG Angkat Bicara*

Selasa, 7 Juli 2026 - 02:23 WIB

‎365 Petani Aceh Singkil Ikuti Pelatihan SDMPKS 2026, Investasi SDM untuk Sawit yang Lebih Maju dan Berdaya Saing

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:27 WIB

Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:07 WIB

Kecerdasan Buatan: Masa Depan Teknologi dan Inovasi Manusia

Berita Terbaru

Berita

Si Pencinta Petualangan: Kisah di Balik Motor Trail

Selasa, 7 Jul 2026 - 01:27 WIB