Aksi Damai Mahasiswa Pekalongan Berlangsung Tertib, Kapolres Tegaskan Komitmen Pengamanan Humanis

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan Kompas 1.id
– Polda Jateng – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pekalongan Raya menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Pekalongan, Selasa (5/5/2026) sore. Aksi yang berlangsung sejak siang itu diikuti sekitar 35 peserta.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyuarakan berbagai tuntutan terkait isu ketenagakerjaan, kesejahteraan buruh, hingga pembangunan infrastruktur daerah. Beragam spanduk dan pamflet dibentangkan, memuat pesan-pesan kritis seperti penolakan outsourcing, tuntutan kenaikan upah, hingga dorongan perbaikan drainase dan fasilitas publik.

Secara bergantian, perwakilan mahasiswa menyampaikan orasi. Syafieq Arsilan menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat. Ia menyoroti masih kuatnya praktik outsourcing serta kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada buruh dan sektor pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada, perwakilan GMNI Pekalongan Raya, Ibad, menyoroti persoalan tata kelola pemerintahan, termasuk dugaan praktik jual beli jabatan dan perlunya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil seperti Petungkriyono, Kandangserang, dan Lebakbarang. Sementara itu, Nadia dari GMNI menekankan pentingnya perhatian terhadap buruh dan perempuan pekerja yang dinilai masih menghadapi beban ganda dengan tingkat upah yang rendah.

Usai orasi, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi terbuka antara perwakilan mahasiswa dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati Pekalongan Sukirman, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm. Ihalauw Garry Herlambang, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam audiensi, Plt. Bupati Pekalongan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa melalui koordinasi lintas sektor. Ia juga memaparkan sejumlah program, mulai dari perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan, pembentukan Satgas PHK, hingga rencana pembangunan infrastruktur dan peningkatan serapan tenaga kerja lokal.

Baca Juga:  POLRESTA BANDUNG UNGKAP KASUS PENGELOLAAN LIMBAH B3 TANPA IZIN, PT TDP JADI TERSANGKA

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa pengamanan aksi dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis. Sebanyak 295 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP dikerahkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.

“Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Kami dari Polres Pekalongan bersama TNI hadir untuk memberikan pelayanan pengamanan secara maksimal, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif,” ujar Kapolres.

Ia juga berharap agar seluruh pihak dapat bersama-sama mengawal hasil audiensi yang telah dicapai.

“Semoga apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. Mari kita kawal bersama demi kemajuan Kabupaten Pekalongan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Dari hasil audiensi, Plt. Bupati Pekalongan menyepakati penandatanganan pakta integritas atas tuntutan yang diajukan mahasiswa. Sejumlah poin penting yang menjadi fokus antara lain jaminan sosial pekerja informal, pembentukan Satgas PHK, penyerapan tenaga kerja lokal, pemberantasan korupsi, hingga peningkatan pelayanan publik.

Secara keseluruhan, aksi berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Pendekatan persuasif aparat keamanan serta komitmen mahasiswa menjaga ketertiban menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.

(Totok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Hampir Dua Tahun Pendopo Sekda Aceh Singkil Kosong, Masyarakat Pertanyakan Anggaran Miliaran Rupiah
‎Diduga Tunggak Pembayaran Kebutuhan Mess, Sekda Aceh Singkil Diminta Tuntaskan Sisa Tagihan
Gas Subsidi 3 Kg di Gunung Meriah Tembus Rp 37 Ribu, Ada Apa Dengan Distribusinya?
Laporan Dugaan Pungli KOPERTAIS IV Diterima Kejagung RI, Pelapor Soroti Pengangkatan Plt Rektor UINSA
Bupati Lantik 27 Kepala Sekolah SD dan SMP
Bupati Sampaikan Apresiasi atas Capaian Kinerja DALDUKPPA Saat Pimpin Apel
Serah Terima Jabatan Kadinkes, Harapkan Penguatan Pelayanan Kesehatan
KAKAN ATR/BPN KAB. BANDUNG IIM ROHIMAN BANTAH TUDUHAN SUAP OKNUM WARTAWAN: TIDAK ADA SUAP MENYUAP, KAMI KOMITMEN JAGA INTEGRITAS*
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 12:56 WIB

‎Hampir Dua Tahun Pendopo Sekda Aceh Singkil Kosong, Masyarakat Pertanyakan Anggaran Miliaran Rupiah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:51 WIB

‎Diduga Tunggak Pembayaran Kebutuhan Mess, Sekda Aceh Singkil Diminta Tuntaskan Sisa Tagihan

Senin, 6 Juli 2026 - 12:10 WIB

Gas Subsidi 3 Kg di Gunung Meriah Tembus Rp 37 Ribu, Ada Apa Dengan Distribusinya?

Senin, 6 Juli 2026 - 11:08 WIB

Laporan Dugaan Pungli KOPERTAIS IV Diterima Kejagung RI, Pelapor Soroti Pengangkatan Plt Rektor UINSA

Senin, 6 Juli 2026 - 06:10 WIB

Bupati Sampaikan Apresiasi atas Capaian Kinerja DALDUKPPA Saat Pimpin Apel

Berita Terbaru