Mengherankan! 123 Motor Dinas Pemkab Kuningan Hilang, Termasuk 2 Motor Trail Bupati

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN –KOMPAS1.ID
Sebuah kabar mengejutkan dan memprihatinkan tengah viral di media massa. Sebanyak 123 unit motor dinas berplat merah milik Pemerintah Kabupaten Kuningan dilaporkan hilang atau tidak dapat ditemukan fisiknya. Jumlah tersebut termasuk dua unit motor trail yang sebelumnya diperuntukkan bagi Bupati dan Wakil Bupati periode sebelumnya.

Kasus ini terungkap saat dilakukan proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dari total data kendaraan dinas yang tercatat berjumlah 824 unit, hanya 701 unit yang berhasil dihadirkan atau ditunjukkan fisiknya. Artinya, terdapat selisih hingga 123 unit yang tidak diketahui keberadaannya.

Motor-motor tersebut sebelumnya didistribusikan dan dipinjam-pakaikan kepada berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa, serta SKPD tertentu seperti Diskanak, Bapenda, dan Disdukcapil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menuai kritik dan rasa prihatin dari masyarakat. Salah satu warga, Dian, menilai bahwa kehilangan aset negara dalam jumlah besar ini menunjukkan kurangnya tanggung jawab dan pengawasan.

Baca Juga:  Bupati Dorong Generasi Muda Bangun Disiplin, Integritas, dan Jiwa Wirausaha

“Saya prihatin sekali. Motor dinas itu bukan motor milik orang tua yang bisa dipakai seenaknya, tidak diurus pajaknya, bahkan sampai hilang tanpa tanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, jika administrasi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) berjalan baik, maka pasti ada data jelas mengenai siapa yang memegang dan menggunakan kendaraan tersebut.

Ia menyarankan agar BPKAD selaku pengelola aset daerah harus bekerja keras menelusuri nasib motor-motor tersebut hingga jelas, dan tidak boleh hanya melempar tanggung jawab ke OPD selaku pemakai.

“OPD itu kan hanya pemakai, bukan pengelola. Kemungkinan hilangnya aset ini akibat kurangnya rasa tanggung jawab pemakai dan lemahnya sistem pengawasan aset daerah,” tegasnya.

Hingga saat ini, masih ditunggu langkah tegas dari pemerintah daerah untuk mempertanggungjawabkan hilangnya aset negara tersebut.

JOY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Perkuat Akses Layanan Jantung
Pergoki Armada BBM Solar Ilegal di SPBU Tengguli, Tim FWJI dihadang puluhan Ambo
Perbaikan Jalan Subulussalam-Rundeng Senilai Rp3 Miliar Lebih Mulai Direalisasikan, Wali Kota: Janji Tepat Wujud
‎HIMAPAS Gelar Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil
‎Pemkab Aceh Singkil Jangan Abai, Prestasi Anak Daerah di Bidang IT Harus Mendapat Perhatian
FWJ Indonesia DPD Jateng Soroti Bintang Romadhon Gunakan Kendaraan Telat Pajak dan Sebar Foto Wartawan
Respon Cepat Pemdes Ciparay Tangani Rumah Runtuh Di RT.04 RW.10 Desa Ciparay.
Bupati Bandung Perintahkan Verifikasi 1.066 ASN Terindikasi Judi Online, Jika Terbukti Akan Ditindak Tegas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Cathlab RSUD Pesawaran Perkuat Akses Layanan Jantung

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Pergoki Armada BBM Solar Ilegal di SPBU Tengguli, Tim FWJI dihadang puluhan Ambo

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Perbaikan Jalan Subulussalam-Rundeng Senilai Rp3 Miliar Lebih Mulai Direalisasikan, Wali Kota: Janji Tepat Wujud

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:45 WIB

‎HIMAPAS Gelar Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:27 WIB

FWJ Indonesia DPD Jateng Soroti Bintang Romadhon Gunakan Kendaraan Telat Pajak dan Sebar Foto Wartawan

Berita Terbaru