Nasib ribuan Tenaga Honorer di Jawa Barat kini berada di Ujung Tanduk. Selama

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Nasib ribuan tenaga honorer di Jawa Barat kini berada di ujung tanduk. Selama dua bulan terakhir, mereka belum menerima gaji, meskipun anggaran sebenarnya sudah tersedia di kas pemerintah daerah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa kendala utama bukan pada ketersediaan dana, melainkan aturan dari pemerintah pusat yang belum memberikan kejelasan.

Ia menyebut telah mencoba berkomunikasi langsung dengan Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, melalui pesan pribadi. Namun hingga kini, belum ada jawaban yang diterima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini membuat pemerintah daerah berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, mereka ingin segera membayarkan hak para honorer, namun di sisi lain harus berhati-hati agar tidak melanggar regulasi yang berlaku.

Baca Juga:  Roberth Rouw Wakil ketua DPR-RI Dorong Pemerataan Pembangunan "Sekolah Rakyat", Target Selesai Juni 2026

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyebut jumlah honorer yang terdampak mencapai 3.823 orang. Mereka tetap bekerja di sekolah meski belum menerima upah selama dua bulan.

Aturan dari Kementerian PAN-RB terkait larangan pengalokasian anggaran untuk tenaga honorer pasca seleksi PPPK menjadi penyebab utama kebuntuan ini. Kini, harapan para honorer hanya bergantung pada keputusan pusat yang belum juga turun. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Aceh Singkil Lakukan Pengamanan Eksekusi Terpidana YM Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung
APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungutan Dana Rp 3 Juta Per Desa Untuk Peringatan HUT RI 2026 ‎Bupati Aceh Singkil Didesak Copot Camat Gunung Meriah Jika Terbukti Melanggar
PATROLI PRESISI DAN KRYD, POLSEK MARGAASIH PERKETAT PENGAMANAN ANTISIPASI C3 DI WILAYAH HUKUM
Antisipasi Karhutla, Bupati Panca Wijaya Akbar Pimpin Apel dan Gladi Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Asap
NOBAR PERSIB VS PERSIJA DI KUNINGAN BERLANGSUNG MERIAH DAN DAMAI, RIBUAN BOBOTOH PADATI GEDUNG KDMP PADAREK.
SDN 2 PUNCAK KUNINGAN CETAK GENERASI EMAS LEWAT 4 PROGRAM UNGGULAN: IMTAQ, LITERASI, PRAMUKA DAN PAI.
DUKUNGAN TERUS BERTAMBAH, KINI DPC LSM HARIMAU SUMEDANG DUKUNG H. DADANG SOBARA JADI KETUA DPW JABAR.
Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Polres Aceh Singkil Lakukan Pengamanan Eksekusi Terpidana YM Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:57 WIB

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungutan Dana Rp 3 Juta Per Desa Untuk Peringatan HUT RI 2026 ‎Bupati Aceh Singkil Didesak Copot Camat Gunung Meriah Jika Terbukti Melanggar

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:51 WIB

PATROLI PRESISI DAN KRYD, POLSEK MARGAASIH PERKETAT PENGAMANAN ANTISIPASI C3 DI WILAYAH HUKUM

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Antisipasi Karhutla, Bupati Panca Wijaya Akbar Pimpin Apel dan Gladi Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Asap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:02 WIB

NOBAR PERSIB VS PERSIJA DI KUNINGAN BERLANGSUNG MERIAH DAN DAMAI, RIBUAN BOBOTOH PADATI GEDUNG KDMP PADAREK.

Berita Terbaru