Perbaikan Lantai Jembatan Ketungau 1 Dimulai, Bawa Harapan Baru bagi Masyarakat

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Sungai Pisau, 24 April 2026 Pekerjaan perbaikan lantai Jembatan Ketungau 1 yang terletak di ruas strategis Jalan Paralel Perbatasan Desa Sungai Pisau, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, akhirnya dimulai. Proyek ini telah lama dinantikan dan disambut dengan rasa syukur oleh masyarakat, karena jembatan tersebut merupakan akses utama dan urat nadi kehidupan di wilayah pedalaman dan perbatasan.

Selama ini, jembatan menjadi jalur penghubung antar desa, serta sarana penting untuk mengangkut hasil pertanian dan kebun—terutama buah sawit—menuju tempat pengolahan, selain untuk mendistribusikan kebutuhan pokok, bahan bangunan, dan barang dagangan. Sebelumnya, kondisinya sudah rusak parah, dengan bagian-bagian yang lapuk dan hanya diperbaiki secara darurat, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan.

Tak Rangking Dunda Senaning, tokoh masyarakat setempat, menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, kelancaran akses ini berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan: kegiatan ekonomi, keberangkatan anak ke sekolah, akses pelayanan kesehatan, dan ketersediaan kebutuhan sehari-hari.

Pekerjaan ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, serta mendapat dukungan dari PT PLJ sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi wilayah sekitar. Pada tahap awal, akan dilakukan pengecoran sepanjang 10 meter di bagian yang paling rusak. Untuk menjamin kualitas hasil pekerjaan, akan ada penutupan akses sementara:

– Waktu: Minggu, 26 April 2026, pukul 06.30 hingga 20.00 WIB
– Yang dilarang melintas: Kendaraan roda empat, roda enam, dan yang lebih besar—kecuali kendaraan darurat seperti ambulans
– Yang tetap dapat melintas: Kendaraan roda dua, dengan tetap mengikuti arahan petugas

Masyarakat diimbau memahami kebijakan ini dan menyebarluaskan informasinya. Warga berharap pekerjaan berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang kokoh serta aman. Perbaikan ini dipandang bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bukti perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah perbatasan.

Reporter: Didy / Kompas1 ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba
Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara
REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG
KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA
Wapres Gibran Respons Aspirasi Warga, Revitalisasi Sekolah 3T di Ende Jadi Prioritas
Menjemput Rahmat: di Hari Istimewa
Presiden Prabowo: Himbara Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:56 WIB

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:47 WIB

Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:19 WIB

REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:09 WIB

KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA

Berita Terbaru

Uncategorized

Kalah Saing Bertahun-tahun, Pizza Hut Resmi Dijual Rp48,2 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 08:17 WIB