Listrik Tak Stabil, Warga Tiga Kampung di Banjit Geram: PLN Dinilai Lamban dan Abaikan Keluhan

Berita, Daerah15 Dilihat

Way Kanan – KOMPAS1.id || Kekesalan masyarakat di tiga kampung, yakni Sumbersari, Sumberbaru, dan Bandar Agung, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, kian memuncak.

Pasalnya, gangguan listrik berupa pemadaman berulang, tegangan yang tidak stabil (turun daya), hingga lambannya respons petugas PLN Baradatu dinilai sudah melewati batas toleransi warga.

banner 336x280

Permasalahan ini bukan terjadi sekali dua kali, melainkan sudah berulang dalam kurun waktu cukup lama tanpa adanya solusi nyata yang dirasakan masyarakat.

Kondisi tersebut membuat warga merasa seolah diabaikan, padahal listrik merupakan kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari.

Sugito, warga Kampung Sumbersari, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengalami kerugian akibat listrik yang tidak stabil.

Ia menyebut, sejak pagi hari listrik di wilayahnya mengalami penurunan daya dan sering mati-hidup, hingga berdampak pada kerusakan peralatan rumah tangga.

“Sejak Kemaren pukul 08.00 WIB listrik turun daya, hidup-mati terus. Akibatnya banyak lampu di rumah saya putus. Ini bukan pertama kali terjadi,” ujarnya dengan nada kesal,Selasa (14/04/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sangat merugikan masyarakat, terutama bagi warga yang bergantung pada listrik untuk aktivitas usaha maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Erna Wati, warga Kampung Bandar Agung. Ia menilai penanganan dari pihak PLN sangat lamban dan tidak memberikan kepastian kepada masyarakat.

“Sudah kami laporkan, bahkan di aplikasi tertulis sedang dalam perbaikan. Tapi faktanya, sudah seharian tidak ada perubahan. Kami jadi bertanya-tanya, sebenarnya sedang diperbaiki atau tidak,” tegasnya.

Ernawati juga menambahkan bahwa gangguan listrik yang terjadi bukan hanya berdampak pada penerangan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi warga, termasuk usaha kecil yang sangat bergantung pada kestabilan listrik.

Warga menilai,PLN Baradatu seharusnya lebih sigap dan transparan dalam menangani setiap laporan masyarakat.

Minimnya informasi serta lambannya tindakan justru memicu kekecewaan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan.

Selain itu, warga juga meminta
adanya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur jaringan listrik di wilayah Banjit, yang diduga menjadi penyebab utama seringnya terjadi gangguan.

Mereka berharap PLN tidak hanya melakukan perbaikan sementara, tetapi juga langkah konkret jangka panjang agar masalah serupa tidak terus berulang.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *