Silat Hulu,- KOMPAS1.id || 16 Juni 2026 – Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kembali dilanda banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah hulu dalam beberapa hari terakhir.
Meluapnya debit sungai menyebabkan genangan air merendam sejumlah desa, tidak hanya Desa Landau Badai, tetapi juga beberapa wilayah pedalaman lain yang berada di sepanjang bantaran sungai.
Bagi masyarakat Silat Hulu, banjir bukan lagi sekadar bencana musiman, melainkan persoalan yang terus berulang dari tahun ke tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap musim penghujan tiba, warga kembali dihantui kekhawatiran akan naiknya permukaan air yang mengancam rumah, lahan pertanian, fasilitas umum, hingga aktivitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Kondisi ini semakin dirasakan berat oleh warga pedalaman yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur dan minimnya langkah penanganan yang mampu mengurangi dampak banjir secara berkelanjutan. Akibatnya, masyarakat menjadi kelompok yang paling rentan ketika bencana datang.
“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya berharap ada perhatian yang nyata agar masyarakat pedalaman juga merasakan pembangunan dan perlindungan yang sama seperti daerah lainnya,” ungkap salah seorang warga.
Banjir yang kembali melanda seakan menjadi pengingat bahwa kebutuhan akan penanganan banjir, pembangunan infrastruktur, dan pemerataan pembangunan masih menjadi harapan besar masyarakat Silat Hulu.
Warga berharap aspirasi yang selama ini disampaikan tidak berhenti sebagai janji politik, tetapi diwujudkan melalui program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Di tengah keterbatasan dan kesulitan yang dihadapi, semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama warga. Masyarakat saling membantu menyelamatkan barang berharga, menjaga keselamatan keluarga, serta bahu-membahu menghadapi musibah yang datang.
Peristiwa ini juga menjadi refleksi bagi semua pihak akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, melindungi kawasan hutan, menjaga daerah aliran sungai, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca yang semakin ekstrem.
Hari ini, Silat Hulu kembali berduka. Di balik genangan air yang merendam kampung-kampung pedalaman, tersimpan harapan besar masyarakat akan hadirnya keadilan pembangunan, perhatian yang berkelanjutan, dan solusi nyata agar generasi mendatang tidak lagi tumbuh dalam ancaman banjir yang terus berulang.
Banjir mungkin merendam rumah, jalan, dan lahan usaha warga. Namun jangan sampai merendam harapan masyarakat Silat Hulu untuk terus bertahan, bangkit, dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu mereka.
Reporter: Didy














