Kecamatan Silat Hulu Kembali Berduka, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Wilayah Hulu

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kapuas Hulu, 16 Juni 2026 – Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kembali dilanda musibah banjir. Curah hujan tinggi yang turun terus-menerus selama beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai melonjak tajam dan meluap masuk ke permukiman warga. Banjir tidak hanya merendam Desa Landau Badai, tetapi juga meluas ke sejumlah desa lain yang berada di wilayah pedalaman dan sepanjang bantaran sungai.

Bagi masyarakat setempat, bencana ini sudah terasa seperti kejadian rutin yang datang setiap tahun saat musim hujan tiba. Ketika hujan mulai turun lebat, warga langsung diliputi kekhawatiran akan naiknya permukaan air yang dapat merendam rumah tempat tinggal, lahan kebun, serta merusak fasilitas umum. Akibatnya, aktivitas sehari-hari, mulai dari proses belajar mengajar hingga mata pencaharian warga, sering kali terganggu cukup lama.

Masyarakat menilai kondisi daerah mereka masih memiliki banyak keterbatasan, baik dari segi infrastruktur maupun sistem penanggulangan bencana. Kondisi inilah yang membuat desa-desa di kawasan hulu semakin rentan dan sulit mengurangi dampak buruk setiap kali banjir terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bukan menuntut sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin ada perhatian yang nyata agar masyarakat di pedalaman juga dapat merasakan pembangunan dan perlindungan yang sama seperti daerah lainnya,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan.

Baca Juga:  Fogging Dilakukan di Desa Sukasari untuk Cegah Penyebaran penyakit baru chikungunya,,

Kejadian ini kembali menguatkan harapan warga akan adanya langkah-langkah konkret. Mereka menginginkan solusi jangka panjang untuk penanganan banjir, perbaikan infrastruktur, serta pemerataan pembangunan. Warga pun berpesan agar aspirasi mereka tidak hanya diangkat saat masa kampanye pemilihan umum, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program kerja yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung.

Di tengah kesulitan dan keterbatasan yang dihadapi, semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama warga Silat Hulu. Mereka saling bahu-membahu mengevakuasi barang berharga, menjaga keselamatan sesama, dan bekerja sama mengatasi dampak bencana tersebut.

Selain memicu tuntutan akan pembangunan, peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Perlindungan kawasan hutan dan daerah aliran sungai dinilai sangat krusial, terlebih dengan perubahan iklim yang membuat pola cuaca semakin sulit diprediksi.

Hari ini, Silat Hulu kembali berduka. Di balik genangan air yang merendam pemukiman, tersimpan harapan besar masyarakat akan keadilan pembangunan, perhatian yang berkelanjutan, serta solusi yang nyata. Mereka ingin memastikan generasi mendatang tidak lagi harus tumbuh dan hidup dalam kekhawatiran menghadapi banjir yang terulang setiap tahun.

Banjir boleh saja merendam rumah dan jalan, namun semangat masyarakat Silat Hulu untuk bertahan, bangkit, dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik tidak boleh turut terendam.

Reporter: Didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru