Amuk Massa di Panipahan: Protes Narkoba Berujung Ricuh, Polisi Dituding Terlibat

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Ribuan warga Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, menggelar aksi besar menolak maraknya peredaran sabu, Jumat (10/4/2026). Aksi yang sejak awal dipenuhi kemarahan itu berujung ricuh.

Massa memusatkan aksi di dua titik: Mapolsek Panipahan dan sebuah rumah yang diduga milik bandar narkoba. Ketegangan memuncak saat warga bergerak menuju rumah tersebut.

Amarah tak terbendung—bangunan dirusak, barang-barang dibakar, bahkan sepeda motor diseret keluar lalu dihancurkan dan dibuang ke parit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi semakin panas ketika terjadi gesekan antara massa dan aparat. Seorang oknum polisi diduga menampar seorang anak di tengah kerumunan.

Insiden itu memicu ledakan emosi warga. Massa bereaksi spontan dan sempat melakukan perlawanan terhadap aparat, membuat kondisi kian tak terkendali.

Di tengah kekacauan, tudingan keras dilontarkan warga. Mereka menduga adanya keterlibatan oknum penegak hukum dalam peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Dandim 0412/LU Pimpin Pengamanan Pendaratan Darurat Helikopter TNI AD di Desa Jagang

“Kami menduga ada permainan aparat. Bandar bebas jual sabu seperti jual kacang goreng. Kami sudah tidak percaya lagi pada polisi. Kalau mereka tak bergerak, biar kami yang bergerak,” ujar Jihan, salah satu peserta aksi.

Namun, Kapolsek Panipahan, Iptu Robiansyah, membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberantas narkoba dan merespons setiap laporan masyarakat.

Terkait rumah yang disasar massa, ia menyebut lokasi itu sudah lama kosong dan tidak ditemukan penghuni saat kejadian.

“Kami tidak akan tinggal diam. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti, tapi harus berdasarkan proses hukum yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan baru,” tegasnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

Meski pemberantasan narkoba menjadi prioritas, aparat menekankan pentingnya sinergi dengan warga yang dibangun di atas data valid, bukan amarah.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinilai Ada Indikasi Kecurangan Anggaran Media, DPP JMI Resmi Daftarkan Sengketa KIP Lawan Kominfo Metro ke KI Lampung
Menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Singkil Imbau Pengibaran Bendera Serentak
Semarak Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia di Tasikmalaya, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Sunda
Masuki Musim Kemarau, PMI Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak
CEPAT VIRALNYA KASUS PENGEROYOKAN, POLSEK MARGAASIH GENCAR LAKUKAN OPERASI PREMANISME DI PASAR DIMENSI LAGADAR
Abung Surakarta Seleksi Tim Terbaik Senam Payu Kidah, Siap Bersaing di Tingkat Kabupaten
KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,M.H. HADIRI PERESMIAN MESJID JAMI’ BANI ASLAH DESA RAHAYU
PEMBETULAN GANG PARASDI TERLAKSANA BERKAT ASPIRASI WARGA MELALUI MUSRENBANG RW 08
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Dinilai Ada Indikasi Kecurangan Anggaran Media, DPP JMI Resmi Daftarkan Sengketa KIP Lawan Kominfo Metro ke KI Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Singkil Imbau Pengibaran Bendera Serentak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Semarak Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia di Tasikmalaya, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Sunda

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Masuki Musim Kemarau, PMI Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:41 WIB

CEPAT VIRALNYA KASUS PENGEROYOKAN, POLSEK MARGAASIH GENCAR LAKUKAN OPERASI PREMANISME DI PASAR DIMENSI LAGADAR

Berita Terbaru