​Menakar Kerentanan Digital Indonesia: Urgensi Proteksi di Tengah Ledakan Ancaman Siber

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA Kompas1.id
– Di era di mana batas antara dunia fisik dan digital kian memudar, keamanan data bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan fundamental. Laporan terbaru yang dipaparkan oleh Defri Nofitra, Country Manager Kaspersky Indonesia, memberikan potret reflektif bagi masyarakat digital di tanah air: Indonesia tengah berada di bawah radar ancaman siber yang masif.

​Sepanjang tahun 2025, Indonesia mencatatkan angka yang cukup mengejutkan dengan total hampir 15 juta serangan berbasis web. Jika dikalkulasikan secara berkala, terdapat rata-rata satu juta upaya peretasan setiap bulannya. Namun, narasi ancaman tidak berhenti di ranah web saja. Ancaman yang langsung menyasar perangkat (on-device) justru menunjukkan angka yang jauh lebih krusial, yakni mencapai 39,7 juta ancaman.

​Paradoks Keamanan Ponsel Pintar
Ada sebuah ironi yang menyertai gaya hidup digital kita saat ini. Ponsel pintar telah bertransformasi menjadi pusat gravitasi aktivitas manusia—mulai dari korespondensi surel profesional hingga transaksi finansial yang bersifat konfidensial. Namun, tingkat kesadaran untuk membekali perangkat ini dengan proteksi seperti antivirus masih tergolong rendah dibandingkan dengan perangkat laptop atau PC.

​Ketimpangan ini menciptakan celah keamanan yang lebar. Mengingat mobilitas ponsel yang tinggi, risiko paparan terhadap jaringan yang tidak aman serta unduhan yang korup menjadi ancaman nyata yang mengintai setiap saat.
​Serangan Supply Chain dan Krisis Kepercayaan
Sektor korporasi pun tak luput dari perhatian. Data Kaspersky menunjukkan bahwa 20% perusahaan di Indonesia menjadi korban serangan rantai pasok (supply chain attack) sepanjang 2025. Salah satu tren yang paling mengkhawatirkan adalah metode trusted relationship, yang menyumbang 22% dari total serangan tersebut. Dalam skema ini, penjahat siber mengeksploitasi hubungan kepercayaan antara organisasi dengan mitra pihak ketiga untuk menyusup ke sistem utama.

Laporan ini menjadi pengingat keras bagi individu maupun organisasi bahwa kecanggihan teknologi harus dibarengi dengan ketajaman mitigasi. Membiarkan perangkat tanpa perlindungan di tengah jutaan ancaman siber bukan hanya sebuah kelalaian, melainkan risiko besar terhadap integritas data dan privasi di masa depan.
​Bob Hariawan Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang  Sengketa Informasi PPID Diskominfo Metro dan DPP JMI Bergulir di Komisi Informasi Lampung
Kebakaran Melanda TPA Ciniru Kuningan, Hampir 4 Hektar Kawasan Terbakar
Rawat Perdamaian Aceh
Respon Cepat Call Center 110, Polisi Temukan Remaja Perempuan Asal Banten dengan Selamat di Way Kanan
Sekolah Lapang Kelompok Tani Lampung Utara Jadi Ruang Penguatan Kapasitas dan Praktik Pertanian
Aktivitas Peliputan di SPBU 64.786.38, Larangan Dokumentasi Jadi Sorotan
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak memasuki babak baru yang dinamis.
Wali Kota Subulussalam Serahkan Proposal Sekolah Garuda ke KSP, Usai Sukses Lahirkan SR dan SNT
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Sidang  Sengketa Informasi PPID Diskominfo Metro dan DPP JMI Bergulir di Komisi Informasi Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Kebakaran Melanda TPA Ciniru Kuningan, Hampir 4 Hektar Kawasan Terbakar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Rawat Perdamaian Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Respon Cepat Call Center 110, Polisi Temukan Remaja Perempuan Asal Banten dengan Selamat di Way Kanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Aktivitas Peliputan di SPBU 64.786.38, Larangan Dokumentasi Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Berita

Rawat Perdamaian Aceh

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:06 WIB