Miliki Nilai Jual Tinggi Wabub Lahat Panen Perdana Bawang Merah Brebes

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat,- KOMPAS1.id || Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat (TPHP) berhasil melakukan panen perdana varietas bawang merah brebes. Pemkab Lahat sendiri berencana akan terus mengembangkan tanaman bawang merah Brebes ini.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih SH MH, yang turut dalam panen perdana bawang merah brebes, di kebun binaan Dinas TPHP Lahat di Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Lahat, mengatakan dari hasil panen yang ia lihat, bawang Brebes yang ditanam di Lahat justru memiliki keunggulan tersendiri. Meski ukurannya lebih kecil dibandingkan varietas lain seperti bawang Kerinci, aroma yang dihasilkan lebih kuat. Ia menyakini, aroma kuat bawang merah, jadi faktor utama yang membuat nilai jualnya lebih tinggi.

“Panen ini membuktikan, Lahat tidak hanya mampu menanam, tapi juga menghasilkan bawang merah dengan kualitas dan produktivitas yang tidak kalah dari daerah asalnya di Brebes,” kata Widia Ningsih, Kamis (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dibalik keberhasilan tersebut, pemerintah daerah menyoroti tantangan besar yang kini mulai muncul, yakni persoalan pemasaran. Melimpahnya hasil panen justru berpotensi jadi masalah baru jika tidak diimbangi dengan sistem distribusi yang kuat. Karena itu, kedepan dinas terkait harus mampu membuka jalur distribusi baru, termasuk menyasar kebutuhan dapur program MBG (Makan Bergizi Gratis), yang dinilai mampu menyerap hasil pertanian dalam jumlah besar.

Baca Juga:  Limbah Kebakaran Pabrik Pestisida Cemari Sungai Cisadane hingga 22,5 Km

“potensi ekonominya sangat besar. Jangan sampai hasil panen ini justru terbuang sia-sia. Kita harus siapkan hilirnya, bukan hanya hulunya saja. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak provinsi, agar bisa memperluas pasar ke kabupaten/kota di Provinsi Sumsel,” tegas Widia.

Kedepan ucap Widia, bukan hanya wilayah Tunggul Bute saja yang jadi kawasan pengembangan baru, tapi juga wilayah lain seperti Jarai dan Tanjung Sakti. Karena itu, ia meminta Dinas TPHP Lahat lakukan pemetaan, sekaligus menyiapkan bantuan bibit kepada petani yang siap mengembangkan komoditas ini.

“Kalau lahannya siap, kita dorong. Ini peluang besar bagi petani, karena harga jual bawang Brebes ini cukup tinggi, bisa mencapai Rp 50.000 per kilogramnya,” sampainya.

Sementara, Kepala Dinas TPHP Lahat, Ferry Wisnu didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Alfatah Dwi Putra menuturkan, untuk uji coba budidaya bawang merah brebes ini, dari lahan seluas 1 hektar bisa menghasilkan bawang sebanyak 9 sampai 11 ton.

“Panen ini sebagai sarana evaluasi budidaya, dari penanaman hingga panen. Kedepan bibit bawang merah brebes ini akan disertifikatkan, sehingga nantinya resmi menjadi bibit unggul asal Lahat,” tutur Ferry Wisnu.

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB