KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Bandung | Kompas1.id —
Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS berharap pondok pesantren di Kabupaten Bandung memiliki ciri khas yang mampu mendukung program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

‎Menurut KDS, pesantren tidak hanya berfokus pada pembelajaran Al-Qur’an, fikih, dan kitab kuning, tetapi juga perlu mengembangkan kemandirian ekonomi melalui berbagai usaha produktif, seperti pertanian, peternakan, hingga pengembangan wisata berbasis pesantren.

‎“Ini menjadi salah satu cara untuk mensejahterakan pondok pesantren agar tidak hanya mengandalkan sumbangan,” ujar KDS saat menghadiri agenda Ngobrol tentang Pesantren (Ngonten) di Pondok Pesantren Miftahul Jaza, Kampung Gemuruh, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Kamis (29/5/2026).

‎KDS mengatakan, pesantren yang memiliki lahan dapat memanfaatkannya untuk kegiatan produktif. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung siap berkolaborasi melalui dinas-dinas terkait guna mendukung pengembangan potensi pesantren.

‎“Pesantren di Kecamatan Pangalengan misalnya, bisa memiliki ciri khas wisata dan berkolaborasi dengan dinas pariwisata, pertanian, peternakan, dan lainnya. Saya sebagai Bupati Bandung akan berjibaku membantu perkembangan pesantren di Kabupaten Bandung,” tegasnya.

‎KDS menambahkan, keberadaan pesantren kini semakin diperkuat dengan adanya Undang-Undang Pesantren, sehingga pesantren harus mendapatkan perhatian dan ruang yang lebih besar dalam pembangunan daerah.

‎Meski demikian, ia mengingatkan agar pesantren tetap menjaga fungsi utamanya sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan akhlak.

‎Selain mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong untuk pertanian, KDS juga berharap pesantren ikut terlibat dalam penanganan sampah.

‎“Pesantren tentu menghasilkan sampah setiap hari. Karena itu, saya berharap pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan baik agar tidak menumpuk dan berserakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, KDS juga menyampaikan komitmennya bersama Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPR RI Asep Romi Romaya untuk membantu penyediaan air bersih serta penyelesaian administrasi pertanahan milik yayasan dan pesantren melalui koordinasi dengan Kantor ATR/BPN.

‎“Jika penyelesaiannya sulit di tingkat daerah, maka kita akan audiensi langsung dengan Menteri ATR/BPN maupun DPR RI,” kata KDS.

‎Ia pun meminta para pengelola pesantren tidak khawatir karena pemerintah siap membantu proses pengurusan administrasi pertanahan dan perizinan pesantren.

‎Pada kesempatan itu, KDS juga memberikan beasiswa pendidikan jenjang Strata Dua (S2) kepada Duta Pesantren asal Kabupaten Bandung sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.

Baca Juga:  Rudy Susmanto Kawal Aspirasi Warga ke Gubernur Dan Siapkan Jalur Khusus Tambang Sebagai Langkah Konkret

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Perusahaan Ekspor PT Central Pertiwi Bahari Diduga Langgar Aturan BPJS: Pekerja Bertahun-Tahun Tak Terdaftar, Tanggung Jawab Saling Lempar
Guru Besar Perguruan Seni Usik Budi Bawana, Bapak Mamat Darja, Berpulang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:30 WIB

Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB