Roberth Rouw Desak Pemerataan “Sekolah Rakyat”: Juni 2026 Harus Sudah Berdiri di Seluruh Nusantara

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG || KOMPAS1.id — Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur pendidikan “Sekolah Rakyat”, program strategis nasional yang digagas Presiden untuk melahirkan generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak. Proyek besar ini ditargetkan tuntas dan mulai beroperasi pada Juni 2026.

Dalam peninjauan proyek di Kabupaten Bandung, Wakil Ketua DPR-RI Roberth Rouw bersama Komisi V menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengorbankan kualitas.

“Konstruksi beton tidak bisa dikerjakan sembarangan. Ada proses pengerasan yang harus dipenuhi. Tapi dengan teknologi dan additive saat ini, kualitas tetap bisa dijaga meski progres dipercepat,” tegas Rouw.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rouw juga mengingatkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu. Ia menekankan prinsip keadilan pembangunan, terutama bagi daerah:

Baca Juga:  Ancaman Tersembunyi: Spyware Morpheus Intai Pengguna WhatsApp

Indonesia Timur

Kalimantan

Wilayah pedalaman dan pelosok yang minim akses perkotaan

Menurutnya, fasilitas pendidikan berkualitas harus dapat dinikmati seluruh anak bangsa, termasuk di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Rouw juga menegaskan peran BUMN dalam proyek ini bukan untuk meraih keuntungan, melainkan menjalankan mandat negara mendukung program strategis Presiden.

Lahan yang sudah disiapkan pemerintah kabupaten pun akan langsung ditangani oleh kementerian terkait agar pembangunan berjalan seragam dan terstandar.

Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap lahir generasi yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat.

“Orang berakhlak pasti pintar. Tapi orang pintar belum tentu berakhlak,” tutup Rouw dalam peninjauan tersebut.

 

(Andri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB