Perluasan Tebu Rakyat Jadi Akselerator Swasembada Gula dan Penguatan Ekonomi Petani Lampung Utara

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotabumi – KOMPAS1.id || Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, S.Kom., S.H., M.H., menghadiri kegiatan tanam bersama Program Perluasan Tebu Rakyat di Kecamatan Bunga Mayang, Sabtu, 28 Maret 2026.

Agenda ini menjadi langkah strategis Pemerintah Daerah dalam memperkuat ketahanan pangan khususnya komoditas gula, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi sektor perkebunan.

Wakil Bupati hadir didampingi Asisten Administrasi Umum Dra. Dina Prawitarini, M.M., jajaran Forkopimda, serta perangkat daerah terkait. Turut hadir pula Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Kepala BBPPTP Medan, Direksi PT SGN, General Manager PG Bunga Mayang, dan Ketua APTRI PG Bunga Mayang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterlibatan lintas sektor ini menegaskan komitmen kuat seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas dan memperkuat pengembangan komoditas tebu sebagai salah satu unggulan daerah.

Dengan mengusung tema “Menjaga Asa Swasembada Gula Menuju Lampung Utara Berjaya Petani Sejahtera”, kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman tebu secara simbolis pada lahan yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Ajang Lomba O2SN,FLS3N ,Pentas PAI jadi wadah potensi siswa berbakat

Program Perluasan Tebu Rakyat diharapkan mampu menambah luasan tanam, meningkatkan pasokan bahan baku gula, serta mendukung pencapaian target swasembada gula nasional.

Pemerintah Daerah meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, petani, industri gula, dan para pemangku kepentingan lainnya akan menjadi pendorong utama terciptanya nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Pengembangan tebu rakyat juga diharapkan mampu memperkuat kemandirian perkebunan, meningkatkan daya saing komoditas, dan membuka peluang kesejahteraan yang lebih luas bagi petani di Kabupaten Lampung Utara.

Program ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Lampung Utara yang maju, aman, dan sejahtera, dengan sektor perkebunan sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

 

( Samsir Harni )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyaluran Dana Desa Jatisari Kuningan Rp.1,88 Miliar 2024-2025 Disorot, KPA Diminta Buka Data Fisik Jalan, Irigasi, dan Penyertaan Modal BUMDes.
Penguatan Manajemen Jejaring, Dinkes Fokus Preventif dan Promotif Kesehatan
Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Sdr. MM diamankan Polsek Baleendah
Keluhan Nasabah: Pelayanan CS Bank BJB Cabang Soreang Dinilai Lambat, Antrean Menumpuk
Mengarungi Badai Depresiasi: Ketika Rupiah Menyentuh Rp17.718 per Dolar AS
Metro Jabar Trans: Solusi Nyaman Atasi Kemacetan Bandung Raya
Menilik Kembali Esensi Waris: Menjaga Amanah Melalui Kepastian Hukum
Lalu Lintas Jalan Peta Bandung Kembali Padat Usai Long Weekend, Volume Kendaraan Terus Meningkat
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:33 WIB

Penyaluran Dana Desa Jatisari Kuningan Rp.1,88 Miliar 2024-2025 Disorot, KPA Diminta Buka Data Fisik Jalan, Irigasi, dan Penyertaan Modal BUMDes.

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:43 WIB

Penguatan Manajemen Jejaring, Dinkes Fokus Preventif dan Promotif Kesehatan

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:35 WIB

Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Sdr. MM diamankan Polsek Baleendah

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:02 WIB

Keluhan Nasabah: Pelayanan CS Bank BJB Cabang Soreang Dinilai Lambat, Antrean Menumpuk

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:08 WIB

Metro Jabar Trans: Solusi Nyaman Atasi Kemacetan Bandung Raya

Berita Terbaru