Dua Pemuda Diduga Hanyut di Sungai Way Umpu, Tim Gabungan Belum Temukan Korban

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN – KOMPAS1.id || Memasuki hari kedua, upaya pencarian terhadap dua pemuda yang diduga hanyut di aliran Sungai Way Umpu, Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu, masih terus berlangsung. Tim gabungan dari Polres Way Kanan, BPBD, TNI, Basarnas, dan warga setempat terus menyisir lokasi sejak insiden terjadi pada Kamis (26/3/2026).

Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto melalui Kapolsek Blambangan Umpu AKP Yudhianto membenarkan bahwa dua korban, masing-masing Mawan (19) dan Feri (23), warga Kampung Sai Umpu, Kecamatan Way Tuba, hingga kini belum berhasil ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut bermula saat enam warga Sai Umpu pergi memancing di Sungai Way Umpu sekitar pukul 14.00 WIB. Karena tidak mendapatkan hasil, lima orang kemudian berniat menyeberangi sungai yang saat itu berarus deras dan memiliki lebar sekitar 60 meter dengan cara berenang. Sementara satu orang, Rido, menunggu di tepi sungai bersama sepeda motor.

Baca Juga:  Kirab Milangkala Tatar Sunda Meriahkan Garut, 27 Kabupaten/Kota Ramaikan Malam Budaya

Saat berada di tengah sungai, satu pemancing diduga kehabisan tenaga dan terseret arus. Melihat rekannya dalam bahaya, dua orang lainnya berusaha menolong, namun justru ikut terbawa derasnya arus. Satu orang korban pertama berhasil diselamatkan, namun dua penolong—Mawan dan Feri—tidak kembali muncul ke permukaan.

Rekan-rekan korban segera meminta bantuan warga sekitar, hingga akhirnya aparat kepolisian, TNI, BPBD, dan masyarakat memulai pencarian pada hari yang sama. Hingga Jumat (27/3/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB, kedua korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian dihentikan sementara menjelang malam oleh tim gabungan Basarnas, TNI-Polri, BPBD, dan relawan Kampung Segara Midar. Operasi akan dilanjutkan kembali besok pagi,” jelas AKP Yudhianto.

Upaya penyisiran akan kembali difokuskan di titik hilangnya korban dan sepanjang aliran sungai yang berpotensi menjadi lokasi hanyutan.

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan
‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar
Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*
‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil
Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:31 WIB

‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:11 WIB

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:28 WIB

‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil

Berita Terbaru