Ada Apa 350 Dapur MBG di Jawa Barat di Berentikan Mendadak

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat mendadak menjadi sorotan setelah 350 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi dihentikan sementara operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan ini tertuang dalam surat bernomor 839/D.TWS/03/2026 yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro.

Penghentian tersebut bukan tanpa alasan. Ratusan SPPG diketahui belum memiliki sejumlah syarat penting, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta fasilitas mess, meski sudah beroperasi selama 30 hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Satgas MBG Jawa Barat, Linda Al Amin, menegaskan bahwa keputusan penghentian operasional sepenuhnya berada di tangan BGN.

“Kalau penghentian operasional itu dari BGN. Kami di daerah lebih fokus pada pengawasan keamanan pangan, kualitas bahan makanan, serta standar kesehatan,” kata Linda, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:  Pemkab Kerinci Bersama PT KMH Lakukan Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Ia menjelaskan, Satgas MBG melakukan pengecekan secara acak terhadap bahan pangan yang digunakan di dapur MBG. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahan makanan seperti sayuran dan daging bebas dari zat berbahaya.

Menurut Linda, langkah tegas BGN ini penting agar program makan bergizi tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi para pelajar maupun penerima manfaat lainnya.

“Yang utama itu SLHS dan keamanan pangan segar dari hewan maupun tumbuhan. Jangan sampai ada bahan yang mengandung zat berbahaya,” ujarnya.

Satgas MBG Jawa Barat pun menyatakan mendukung penuh langkah tegas BGN, karena keberadaan SLHS, IPAL, dan mess merupakan syarat wajib demi menjaga mutu makanan bagi masyarakat.

*** Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru