.Listyo mengatakan bahwa Gubernur Jawa Barat sudah memberikan contoh dengan melarang anak-anak sekolah yang belum waktunya naik motor.

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi terhadap program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait kewajiban siswa baru menandatangani surat pernyataan bermaterai yang berisi komitmen untuk mematuhi aturan kedisiplinan. Salah satu aturan kedisiplinan itu yakni larangan bagi siswa membawa motor ke sekolah.

Listyo mengatakan bahwa Gubernur Jawa Barat sudah memberikan contoh dengan melarang anak-anak sekolah yang belum waktunya naik motor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gubernur sudah ngasih contoh melarang anak-anak naik motor. Itu merupakan bagian beliau membantu kita,” kata Kapolri, dalam acara Safari Ramadhan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Dan Peresmian Rutilahu Jajaran Polda Jawa Barat” di Lapangan Apel Mapolda Jabar, Rabu (4/3/2026).

Sebelumnya di tempat yang sama, KDM sapaan Dedi Mulyadi mengatakan bahwa penerapan aturan kedisiplinan, mulai dari larangan membawa motor yang sekolahnya masih tejangkau dengan kendaraan, knalpot brong, minuman keras hingga larangan merokok, bertujuan untuk membentuk karakter dan kedisiplinan siswa sejak awal masuk sekolah. Siswa diminta menandatangani pernyataan bermaterai yang berisi komitmen untuk mematuhi aturan tersebut.

“Surat pernyataan tersebut juga wajib ditandatangani oleh orang tua. Jika siswa terbukti melanggar poin-poin dalam surat tersebut, maka mereka harus siap meninggalkan sekolah,” tegasnya.

Baca Juga:  Kabar melegakan datang menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman — bahkan surplus besar!

Menurut KDM, pendidikan tidak boleh hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga harus menyentuh perilaku siswa, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari mereka di luar jam sekolah.

“Pendidikan itu untuk membentuk karakter. Apabila ada siswa seperti ini, kami mencabut subsidi dan mereka harus keluar dari sekolahnya,” ucap KDM.

Selain untuk mengubah perilaku siswa, aturan kedisiplinan tersebut juga bertujuan untuk mengatasi kesemrawutan lalu lintas yang sering kali melibatkan pelajar.

KDM menambahkan bahwa daerah yang beradab bisa dilihat dari bagaimana ketertiban lalu lintasnya terjaga. Pelanggaran hanya akan menciptakan ketidakteraturan yang bisa menjadi kriminalitas.

“Saat ini banyak mereka yang menggunakan sepeda motor tidak pakai helm, knalpot brong, plat nomornya ngaco, semua itu mereka nilai itu tidak ada masalah,” ujarnya.

KDM mengajak kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk menjadikan daerahnya lebih beradab, salah satunya dengan mentaati aturan lalu lintas.

“Kalau lalu lintasnya tertib, maka daerah itu adalah daerah beradab,” pungkas KDM.

 

***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor Menggema, Jhon Harimau: Hukum Para Koruptor!
APBK-P Aceh Singkil 2026 Dirancang Naik
Kodim 0708 Purworejo Gelar Bazar TNI Dan Serahkan Sembako Semarakkan HUT ke-81 TNI
Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan
Menolak Bodoh karena ‘Judol’*
Polres Aceh Singkil Mengucapkan Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Apel Pagi Rutin Kecamatan Bojongloa Kidul, Bahas Penandatanganan Kontrak Kerja
Emin Suryana (Zibril) Terpilih Memimpin Desa Taman Rahayu, Ajak Warga Kembali Bersatu
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:45 WIB

Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor Menggema, Jhon Harimau: Hukum Para Koruptor!

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WIB

APBK-P Aceh Singkil 2026 Dirancang Naik

Selasa, 22 September 2026 - 06:05 WIB

Kodim 0708 Purworejo Gelar Bazar TNI Dan Serahkan Sembako Semarakkan HUT ke-81 TNI

Selasa, 22 September 2026 - 04:07 WIB

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan

Selasa, 22 September 2026 - 03:41 WIB

Menolak Bodoh karena ‘Judol’*

Berita Terbaru

Uncategorized

APBK-P Aceh Singkil 2026 Dirancang Naik

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:39 WIB