Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung di Kecamatan Tegineneng

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESAWARAN,–KOMPAS1.id ||
Bupati Pesawaran Nanda Indira B meninjau langsung lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Senin (16/2/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan kondisi warga sekaligus mempercepat penanganan pascabencana.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanganan Bencana Kabupaten Pesawaran, peristiwa terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sore setelah hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tegineneng. Cuaca ekstrem itu menyebabkan kerusakan rumah warga, gangguan aliran listrik, serta akses jalan terhambat akibat pohon tumbang dan tiang listrik roboh.

Mendapatkan laporan itu, Camat Tegineneng, Aep Alamsyah didampingi Satgas Penanggulangan Bencana serta dibantu aparat kepolisian dari Polres Pesawaran dan TNI serta masyarakat, langsung turun ke lapangan melakukan monitoring dan evakuasi pohon tumbang di wilayah terdampak. Langkah cepat tersebut dilakukan guna menjamin kelancaran aktivitas masyarakat dan meminimalisir risiko lanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Minggu (15/02/2025), Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran, Wildan, bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesawaran, Sopyan Agani, Camat Tegineneng, Aep Alamsyah bersama Satgas Penanggulangan Bencana serta dibantu aparat kepolisian dari Polres Pesawaran dan TNI kembali turun ke lapangan melakukan monitoring di wilayah terdampak.

Lokasi terdampak meliputi Desa Gedung Gumanti, Kejadian, Kresnowidodo, Sriwedari, dan Bumi Agung. Data sementara mencatat sebanyak 132 rumah terdampak, dengan rincian dua rumah rusak berat, empat rusak sedang, dan selebihnya rusak ringan. Hingga kini, pendataan masih terus dilakukan petugas di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati bersama Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Pesawaran didampingi Kapolres dan jajaran Pejabat Utama Polres Pesawaran, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesawaran, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran terkait. Bupati berdialog langsung dengan warga dan meninjau kondisi rumah yang mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang terangkat akibat terjangan angin.

Baca Juga:  Viral Kurir Paket Alami Curas di Lampung Utara, Kabid Humas Polda Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Jalan Sepi

Untuk penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah menyalurkan bantuan logistik berupa 30 lembar asbes, 8 dus air mineral, 8 dus mi instan, dan 70 kilogram beras. Bantuan tambahan juga diberikan berupa 10 kasur, 15 selimut, 20 paket makanan siap saji, empat kardus lauk pauk (100 paket), dua kardus makanan anak (16 paket), serta satu paket peralatan dapur. Beberapa rumah terdampak juga memperoleh tambahan asbes guna mempercepat proses perbaikan.

Bantuan untuk rumah kategori rusak berat turut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bagian dari kolaborasi penanganan bencana.

Selain pemukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Di antaranya, SDN 29 Tegineneng di Dusun Enggal Mulyo, Desa Gedung Gumanti, mengalami kerusakan pada area parkir dan plang sekolah yang roboh serta beberapa genteng spandek terangkat. SDN 19 Tegineneng di Dusun Simpang 4 mengalami kerusakan pada atap perpustakaan dan satu ruang belajar akibat tertimpa pohon.

Kerusakan juga terjadi di SDN 23 Tegineneng di Dusun Talang Besar, Desa Gedung Gumanti, pada bangunan perumahan yang tidak terpakai karena tertimpa pohon. Sementara itu, SMP 6 Pesawaran mengalami kerusakan pada spandek ruang laboratorium dan robohnya plafon ruang penjaga sekolah, serta banyak pohon tumbang di lingkungan sekolah. Di RA Maarif V Dusun Simpang 4, kerusakan terjadi pada atap spandek ruang belajar dan atap mushola akibat tertimpa pohon.

Pada sektor peternakan, kandang milik Sumeri di Dusun Talang Besar, Desa Gedung Gumanti, dilaporkan rusak total setelah atap dan kayu penyangga roboh. Selain itu, kandang ayam kemitraan milik PT Ciomas Adisatwa di Dusun Simpang 4 juga mengalami kerusakan total.

Bupati menegaskan pemerintah daerah akan terus hadir memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan hingga kondisi kembali pulih. Masy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Toleransi, Tim Pencegahan Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Kolaborasi Bersama Pecalang Hindu Amankan Salat Iduladha 1447 H
Shakira Alkhaira Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Lampung 2026, Siap Bawa Nama Lampung ke Kancah Nasional
Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal
Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan
Sidang Perdana Perkara David Digelar di PN Tanjung Karang, Kuasa Hukum Sebut Kasus Murni Perdata
WAJAHNYA SEMPAT VIRAL, TERDUGA PELAKU CURANMOR DIBEKUK USAI KEJAR-KEJARAN DENGAN POLISI DI LAMPUNG UTARA
Aksi Kabur Usai Dihentikan Polisi, Pelaku Curanmor Viral Akhirnya Ditangkap
Hendak Beraksi Kembali, DPO Pelaku Curanmor Viral Berhasil Diamankan Sat Lantas Polres Lampung Utara Saat Gelar Patroli Hunting
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:44 WIB

Wujudkan Toleransi, Tim Pencegahan Satgaswil Lampung Densus 88 AT Polri Kolaborasi Bersama Pecalang Hindu Amankan Salat Iduladha 1447 H

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:36 WIB

Shakira Alkhaira Dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Lampung 2026, Siap Bawa Nama Lampung ke Kancah Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:25 WIB

Pemprov Lampung Dorong Dapur MBG Serap Produk Petani, Peternak, dan UMKM Lokal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:01 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekosistem Pembiayaan Daerah Yang Transparan dan Berkelanjutan

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:57 WIB

Sidang Perdana Perkara David Digelar di PN Tanjung Karang, Kuasa Hukum Sebut Kasus Murni Perdata

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB