Warga Desak Bupati Sintang Segera Perbaiki Jembatan Rusak Parah di Desa Senangan Kecil

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sintang, Kalimantan Barat Kompas1.id
Kondisi infrastruktur jembatan penghubung di Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, kini kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai sudah tidak layak digunakan. Warga pun mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang, khususnya Bupati Sintang, agar segera mengambil langkah nyata untuk melakukan perbaikan.

Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan Desa Senangan Kecil dengan desa-desa lain serta pusat kecamatan. Setiap harinya, jembatan ini dilalui oleh masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Namun, kondisi fisik jembatan yang rusak berat—dengan lantai papan yang lapuk, rangka penyangga yang melemah, serta bagian jembatan yang nyaris ambruk—menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Menurut keterangan warga setempat,

kerusakan jembatan sudah terjadi cukup lama dan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir, terutama saat musim hujan. Air sungai yang meluap dan derasnya arus mempercepat kerusakan struktur jembatan. Sayangnya, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap hari kami waswas saat melintas. Kalau malam hari lebih berbahaya karena penerangan minim. Sudah sering kendaraan hampir terperosok,” ujar salah seorang warga Desa Senangan Kecil. Ia menambahkan bahwa warga terpaksa tetap menggunakan jembatan tersebut karena tidak ada jalur alternatif lain.
Dampak dari rusaknya jembatan ini sangat dirasakan masyarakat. Aktivitas ekonomi warga menjadi terhambat, terutama para petani dan pedagang yang harus mengangkut hasil bumi ke pasar. Selain itu, akses anak-anak menuju sekolah juga terganggu, bahkan tidak jarang mereka terpaksa libur karena kondisi jembatan yang membahayakan. Lebih memprihatinkan lagi, jika terjadi kondisi darurat kesehatan, akses menuju fasilitas medis menjadi sangat sulit.

Baca Juga:  Dandim 1206/Putussibau Gelar Open House Perayaan Natal Tahun 2025 di Makodim

Tokoh masyarakat Desa Senangan Kecil menyampaikan bahwa pihaknya telah berulang kali menyampaikan keluhan dan harapan kepada pemerintah daerah melalui berbagai jalur, baik secara lisan maupun tertulis. Namun hingga saat ini, masyarakat masih menunggu realisasi nyata di lapangan.
“Kami tidak menuntut yang berlebihan. Kami hanya meminta hak dasar kami sebagai warga, yaitu akses jalan dan jembatan yang layak dan aman. Kami berharap Bupati Sintang dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan,” tegasnya.

Masyarakat menilai perbaikan jembatan ini sangat mendesak dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. Selain menyangkut kelancaran aktivitas sehari-hari, perbaikan jembatan juga menyangkut keselamatan jiwa masyarakat. Warga khawatir, jika tidak segera diperbaiki, jembatan tersebut dapat roboh sewaktu-waktu dan menimbulkan korban.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, berharap Pemerintah Kabupaten Sintang segera merespons keluhan ini dengan tindakan konkret. Mereka meminta agar perbaikan jembatan dimasukkan sebagai prioritas pembangunan daerah demi mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

Desakan ini menjadi suara harapan masyarakat agar pemerintah daerah hadir dan benar-benar peduli terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Kini, masyarakat hanya bisa berharap agar janji pembangunan tidak berhenti pada wacana, melainkan segera diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan

Jurnalis Effendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Perbatasan, CU Tri Tapang Kasih Resmikan Kantor Cabang Baru di Ketungau Hulu
Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk
Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan
Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan
Tragis di Jembatan Sungai Seberu: Truk Tangki Terjun ke Jurang, Sopir Tewas di Tempat
Empat Media Satu Suara: Kompas 1ID, Bidik Kasus, News, dan Gertak ID Mantapkan Barisan Kawal Kebenaran di Pedalaman Kalbar
Saya, Didy, bersama Reko Saputra dan seluruh keluarga besar Sanjaya Grup mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:27 WIB

Perkuat Ekonomi Perbatasan, CU Tri Tapang Kasih Resmikan Kantor Cabang Baru di Ketungau Hulu

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:49 WIB

Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk

Minggu, 12 April 2026 - 09:10 WIB

Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan

Minggu, 12 April 2026 - 08:55 WIB

Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:18 WIB

Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan

Berita Terbaru