Hadiri Panen Raya Nasional, Bupati Pesawaran Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Pesawaran, * 7 Januari 2026 Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H. menghadiri kegiatan Panen Raya Nasional dan pengumuman swasembada pangan yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting dari Kantor PDAM Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan nasional ini turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, serta rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang tengah melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Pesawaran.

Rombongan Jawa Tengah dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, didampingi sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras hanya dalam waktu satu tahun, lebih cepat dari target yang ditetapkan. Presiden menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan tonggak strategis dalam menjaga kedaulatan dan kemerdekaan bangsa.

“Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga petani serta penyuluh pertanian, atas kerja keras dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Sementara itu, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai 34 juta ton. Ia juga menegaskan peran strategis Perum Bulog dalam menyerap hasil panen petani guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan nasional.

Baca Juga:  *Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Periode 1 Januari 2026, AKBP Adanan Bangga Menjadi Kapolres Way Kanan*

Menurut Mentan Amran, stok beras nasional saat ini berada pada posisi aman, yakni sekitar 3,2 juta ton dan bahkan sempat mencapai 4 juta ton, melampaui capaian saat Indonesia menerima penghargaan dari FAO.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira menyambut baik capaian swasembada pangan nasional tersebut. Ia menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk terus mendukung program ketahanan pangan melalui penguatan sektor pertanian, peningkatan produktivitas lahan, serta sinergi antara pemerintah daerah dan petani.

“Ketahanan pangan yang kuat tidak hanya menjamin kemandirian bangsa, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat daerah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan optimisme bahwa Provinsi Lampung akan menjadi daerah penyangga utama swasembada pangan nasional. Ia mengungkapkan produksi padi Lampung tahun ini meningkat hampir 15 persen, dari 2,7 juta ton menjadi sekitar 3 juta ton.

“Tahun 2026 kami targetkan peningkatan produksi kembali sebesar 15 hingga 20 persen, salah satunya melalui penerapan pupuk organik cair secara merata,” jelasnya.

Selain padi, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong peningkatan produksi jagung serta memperkuat kolaborasi antardaerah, termasuk kerja sama sektor pertanian dengan Provinsi Jawa Tengah.

“Kolaborasi lintas daerah menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan,” pungkas Gubernur Mirza. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika Rp264,9 Miliar dan 166 Senjata Api Ilegal, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Kejahatan
Bupati Hamartoni Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan di Lampung Utara
Perubahan APBD 2026 Dievaluasi, Pemkab Lampung Utara Perkuat Program Prioritas dan Efektivitas Belanja Daerah
Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor
WASPADA! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA
Modus Michat Jadi Begal, Satu keluarga Berhasil di Amankan Polres Lampung Utara
DWP Lampung Utara Perkuat Kapasitas Perempuan dan Kepedulian Lingkungan Lewat Rapat Rutin dan Seminar
Bupati Hamartoni Pacu Penataan Kotabumi, Targetkan Kota Lebih Modern dan Berkelanjutan Lewat RDTR 2046
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:41 WIB

Kapolda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkotika Rp264,9 Miliar dan 166 Senjata Api Ilegal, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Kejahatan

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:32 WIB

Bupati Hamartoni Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Sumber Ekonomi, Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan di Lampung Utara

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:24 WIB

Perubahan APBD 2026 Dievaluasi, Pemkab Lampung Utara Perkuat Program Prioritas dan Efektivitas Belanja Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:21 WIB

Lampung Utara Sabet Stand Terbaik Kategori Investasi di Jogja Paradise 2026, Potensi Daerah Curi Perhatian Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:31 WIB

WASPADA! PENIPUAN MENGATASNAMAKAN SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Berita Terbaru

Uncategorized

Jejak Kasih di Aspal Pangandaran: Bila Roda Berputar, Hati Berlabuh

Kamis, 30 Jul 2026 - 06:20 WIB