Inovasi Ramah Lingkungan

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompad1.id
:Bali 20 September 2026 Kantong Singkong yang Aman bagi Ekosistem Laut
​Permasalahan sampah yang mencemari perairan kini menemukan sebuah titik terang melalui inovasi yang berasal dari Indonesia. Seorang ahli biologi asal Bali telah berhasil mengembangkan alternatif pengganti plastik yang jauh lebih aman bagi lingkungan sekitar.

​Pemanfaatan Bahan Baku Organik
Alih-alih menggunakan polimer sintetis, inovasi ini memanfaatkan singkong sebagai bahan baku utamanya. Bahan organik tersebut diolah dan dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi sebuah kantong bening yang wujudnya menyerupai plastik konvensional pada umumnya. Penggunaan bahan dasar alami ini memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak akan menjadi limbah abadi di alam.
​Sifat Larut Air dan Aman bagi Biota Laut
Keunggulan paling revolusioner dari kantong berbahan singkong ini adalah kemampuannya untuk berinteraksi dengan air. Saat
dimasukkan atau terendam ke dalam air,

Baca Juga:  Warga Serahkan Barang Hasil Penjarahan Saat Demo DPRD Pekalongan ke Kapolsek

kantong tersebut dapat larut secara alami. Tidak hanya hancur dan terurai, material penyusun kantong ini juga terbukti aman apabila tidak sengaja tertelan atau bahkan dimakan secara langsung oleh ikan yang ada di sekitarnya.
​Langkah yang dilakukan oleh ahli biologi ini memberikan alternatif nyata dalam mengurangi krisis polusi plastik di laut. Dengan menggunakan material yang sepenuhnya dapat dikonsumsi oleh biota air tanpa menimbulkan keracunan, penemuan ini menjadi salah satu solusi berkelanjutan untuk melindungi ekosistem perairan di masa depan.#KaryaAnakBangsa#MenjagaEkosistem#PeduliLingkungan… Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru