Sentuhan Humanis Call Center 110 Pekalongan: Selamatkan Wanita Sakit di Tepi Jalan Perbukitan Kajen

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Polres Pekalongan – Polda Jateng –  Di balik dingin dan sepinya malam di kawasan perbukitan Bukit Bintang, Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, tersirat kisah humanis tentang kesigapan aparat kepolisian dalam merangkul warga yang sedang terpuruk. Seorang wanita berinisial D, yang terkulai sakit dan ditinggalkan suaminya di pinggir jalan usai terlibat perselisihan, akhirnya menemukan secercah harapan setelah menghubungi Call Center 110 Polres Pekalongan, Senin (31/8/2026) malam.

Kejadian memprihatinkan ini terungkap ketika telepon darurat 110 berdering sekitar pukul 21.08 wib. Dengan suara cemas di tengah kegelapan malam, D meminta bantuan karena merasa takut dan tak berdaya berada di kawasan sepi Bukit Bintang seorang diri.

Menerima laporan yang menyentuh empati tersebut, operator Call Center 110 langsung berkoordinasi dengan Piket Pamapta I Polres Pekalongan serta Polsek Kajen dan segera meluncur ke lokasi kejadian guna memastikan keselamatan pelapor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H mengungkapkan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan wujud kepedulian mendalam terhadap warga yang membutuhkan pertolongan darurat.

“Begitu menerima informasi aduan masyarakat dari layanan 110, anggota langsung bergerak cepat menyisir lokasi di Jalan Raya Bukit Bintang Linggoasri. Fokus kami saat itu adalah memastikan kondisi pelapor aman dan mendapatkan penanganan yang tepat,” tutur Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga:  DESA LAE SAGA KECAMATAN LONGKIB JADI LOKASI PEMBANGUNAN SEKOLAH NASIONAL INTEGRITAS SNT, BUKTI KOLABORASI POSITIF PEMIMPIN

Setibanya di lokasi, rasa haru menyelimuti petugas saat mendapati korban duduk tersudut di tepi jalan. Dari penuturannya, ia baru saja terlibat pertengkaran dengan sang suami. Perselisihan tersebut dipicu oleh kondisi kesehatan korban yang sedang drop. Dokter sebenarnya telah menyarankan agar ia menjalani rawat inap di rumah sakit, namun sang suami tidak menyetujui hal tersebut hingga berujung percekcokan dan meninggalkan korban seorang diri di jalanan perbukitan.

Melihat kondisi fisik pelapor yang sangat lemah dan membutuhkan penanganan medis segera, rasa kemanusiaan para personel Polsek Kajen tergerak. Rencana awal untuk mengantarkannya pulang langsung dialihkan sesuai dengan permohonan tulus dari korban.

“Niat awal petugas adalah mengantarkan pelapor pulang ke rumahnya. Namun melihat kondisinya yang sedang sakit dan atas permintaannya sendiri agar dibantu berobat, anggota langsung mengantarkan yang bersangkutan menuju UGD RSUD Kajen agar segera mendapatkan perawatan medis yang layak,” terang Iptu Suwarti.

Iptu Suwarti menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai pengayom dan pelindung yang memiliki mata serta hati bagi masyarakat. Layanan Call Center 110 Polres Pekalongan siap 24 jam menjadi sandaran bagi siapa saja warga yang membutuhkan bantuan darurat dan pertolongan kemanusiaan. (Totok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru