GARUT — Kompas1.ID,
Minggu
9 Agustus 2026 — Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, kini viral di media sosial. Banyak warga dan pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan yang rusak sangat parah, dipenuhi lubang besar, tidak rata, dan licin saat hujan.
Keluhan warga membanjir di berbagai platform media sosial, dengan unggahan foto dan video yang memperlihatkan jalan berlubang menganga, bergelombang, bahkan menyerupai kubangan sungai kering. Pengendara, terutama pemotor, kerap terjatuh, terperosok, hingga mengalami kecelakaan hampir setiap hari.
Dampak yang Dirasakan Warga
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
– ⚠️ Kecelakaan hampir setiap hari — pemotor terjatuh, kendaraan roda empat sering rusak, patah as, bahkan ada yang terbalik
– 💰 Biaya transportasi meningkat — ongkos angkut hasil tani naik, kendaraan sering masuk bengkel
– 🚜 Distribusi hasil pertanian terhambat — petani kesulitan mengirim hasil panen ke pasar
– 🏥 Akses pelayanan publik terganggu — bahkan sempat terjadi kasus ibu melahirkan harus ditandu karena kendaraan tidak bisa melintas

Langkah yang Sedang Diupayakan
Pemerintah Kabupaten Garut telah menetapkan ruas jalan Pamegatan–Banjarwangi sebagai prioritas perbaikan tahun 2026. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Kepala Dinas PUPR telah meninjau langsung lokasi dan mengusulkan perbaikan dengan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR . Sebagian pekerjaan rekonstruksi sudah mulai dilaksanakan di beberapa titik.
Warga berharap perbaikan dapat berjalan cepat dan tuntas, mengingat kondisi jalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan sangat merugikan masyarakat.
“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki dengan baik dan awet, demi keselamatan serta kemajuan ekonomi masyarakat Banjarwangi,” ujar salah satu warga.
DINDIN










