KOMPAS1.ID
PEKALONGAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan menerima bantuan obat-obatan senilai Rp6.177.581,75 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Bantuan ini merupakan tindak lanjut permohonan pemenuhan kebutuhan kesehatan warga binaan guna mendukung kinerja Klinik Pratama Rutan Pekalongan agar lebih maksimal.
Proses serah terima dilaksanakan di UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/7/2026). Penyerahan dilakukan oleh Pembantu Pengurus Barang Persediaan UPTD Instalasi Farmasi, Ni’mah, kepada perawat Rutan Pekalongan, Yuli Triono dan Dyan Wisnuarga. Kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang sebagai bentuk ketertiban administrasi sekaligus komitmen bersama agar bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan layanan kesehatan warga binaan.
Beragam jenis obat dan perlengkapan medis diserahkan, meliputi obat penurun demam, antibiotik, antialergi, obat lambung, obat diabetes, vitamin, cairan infus, obat kulit, hingga perlengkapan perawatan luka. Seluruh bantuan akan digunakan untuk menjamin ketersediaan obat serta menunjang pelayanan kesehatan yang lebih baik di lingkungan Rutan Pekalongan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan tersebut. Menurutnya, ketersediaan obat merupakan unsur krusial guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkesinambungan bagi warga binaan.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ketersediaan obat ini sangat membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan warga binaan. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut demi meningkatkan kualitas pelayanan di Rutan Pekalongan,” ujar Nanang.
Melalui dukungan ini, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus menjamin hak warga binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ketersediaan obat yang memadai juga diharapkan mendukung pelaksanaan pembinaan yang lebih optimal serta menciptakan lingkungan rutan yang sehat dan kondusif.
“Sinergitas ini menjadi bukti nyata upaya kami menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam pemenuhan hak dan kesejahteraan warga binaan,” pungkasnya.
Mulyoko
—














