KHAWATIR LONGSOR, WARGA PADALARANG BLOKIR AKSES PROYEK G-LAND

- Penulis

Senin, 13 Juli 2026 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id

Bandung Barat – Keresahan warga akibat aktivitas pengerukan tanah yang dilakukan alat berat di lereng curam akhirnya meledak. Puluhan warga Perumahan Citra Padalarang Indah RW 20, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, turun ke jalan dan memblokir akses masuk menuju lokasi proyek pada Minggu (12/7/2026) pagi sekitar pukul 11.15 WIB.

Aksi protes ini dipicu karena lokasi galian yang diduga bagian dari proyek G-Land Padalarang berada sangat dekat dengan pemukiman warga, bahkan hanya berjarak sekitar 5 meter dari rumah penduduk, sementara kedalaman pengerukan sudah mencapai sekitar 30 meter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga memasang spanduk besar di pintu masuk lokasi proyek dengan tulisan:

“PERHATIAN, Kami warga RW20 Desa Jayamekar menolak keras adanya Penggalian/Pengerukan tanah proyek G-Land yang berdampak dan berpotensi longsor di wilayah RW20 Desa Jayamekar”.

Salah satu perwakilan warga, Novan (30), mengungkapkan kekhawatirannya: “Penggaliannya sudah sangat tinggi, mungkin sekitar 30 meter. Jaraknya dengan rumah warga hanya sekitar lima meter. Ini yang membuat kami takut karena sangat berpotensi terjadi longsor. Semakin dalam digali, semakin tidak stabil tanah di atasnya tempat kami tinggal”.

Menurut Novan, aktivitas ini sudah berlangsung cukup lama. Warga sudah beberapa kali menegur pihak pelaksana proyek, namun tidak ada tanggapan maupun itikad baik untuk berkomunikasi. Belum pernah ada sosialisasi atau pemberitahuan dari pengembang maupun pemerintah desa sebelum penggalian dimulai.

Baca Juga:  Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Ketua RT 03 RW 20, Yusrusmana, juga membenarkan tidak adanya pemberitahuan resmi kepada pengurus lingkungan maupun warga. “Kami tidak tahu-menahu soal proyek ini tiba-tiba alat berat sudah bekerja menggali lereng di dekat rumah kami”, ujarnya.

Selain ancaman bencana longsor, legalitas dan tujuan pasti proyek pun masih menjadi tanda tanya besar. Informasi yang beredar menyebut lokasi akan dikembangkan menjadi kawasan perumahan, namun hingga kini hanya terlihat aktivitas penggalian tanah tanpa adanya tahapan pembangunan struktur yang jelas.

Warga pun meminta Pemerintah Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, dan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk segera memeriksa kelengkapan izin proyek tersebut. Apabila terbukti tidak memiliki izin resmi atau membahayakan keselamatan, warga menuntut agar aktivitas pengerukan segera dihentikan permanen.

Sebelumnya, terkait proyek G-Land di wilayah Desa Jayamekar, Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat pernah menyatakan bahwa salah satu proyek pengembang terkait masih dalam tahap akhir pengurusan izin, namun belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) karena masih menunggu kelengkapan rekomendasi terkait keamanan geologi dan mitigasi bencana.

Rusli kabiron kbb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru