Polisi Evakuasi Truk Terguling dan Urai Kemacetan di Jalur Bandung–Garut

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
GARUT – Personel Polsek Kadungora jajaran Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui layanan darurat Call Center 110. Laporan tersebut menyampaikan adanya kemacetan panjang akibat sebuah truk terguling di Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya di kawasan tanjakan Lebak Jero, yang berada di perbatasan wilayah Kecamatan Kadungora dengan Kabupaten Bandung.

Penanganan dilakukan secara berkelanjutan sejak Rabu malam hingga Kamis pagi, tanggal 1–2 Juli 2026, dimulai pukul 22.00 WIB. Sesampainya di lokasi, petugas segera mengamankan area kejadian, mengatur arus lalu lintas, serta mempersiapkan proses evakuasi agar kendaraan yang terguling tidak terus menghambat mobilitas pengguna jalan.

Selama proses evakuasi berlangsung, petugas menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup secara bergantian untuk kendaraan yang melaju dari arah Garut menuju Bandung maupun sebaliknya. Langkah ini diambil guna meminimalkan kepadatan kendaraan sekaligus menjaga keselamatan semua pengguna jalan. Hingga saat ini, proses evakuasi kendaraan masih terus berlangsung.

Kapolsek Kadungora, Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian merupakan wujud pelayanan yang responsif kepada masyarakat. “Kehadiran Polri melalui layanan Call Center 110 adalah bentuk komitmen memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan manusiawi. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta menjamin kelancaran aktivitas warga di jalan raya,” ujarnya saat ditemui awak media.

Polres Garut juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan gangguan keamanan, ketertiban, maupun permasalahan lalu lintas yang membutuhkan kehadiran petugas. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan mengurangi risiko gangguan yang lebih luas.

Wa Ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak
Ditanya APBDes-DD Tahun 2024-2025, Kades Susukan Sebut Ada Media Langganan Bulanan Dari Kecamatan.
Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air
Dana Keistimewaan DIY Berikan Dampak Nyata, Paguyuban Nayantaka Minta Penguatan ke Pemerintah Pusat
Sempat Cuti Seminggu, Sri Sultan HB X Kembali Bekerja: Cuti Hanya untuk Pemeriksaan Kesehatan Rutin
DANA PENYERTAAN MODAL BUMDES LEBAKWANGI RP.235 JUTA 2025 DISOROT, DIDUGA KETUA BUMDES DAN PEMDES TIDAK SEJALAN.
Aksi Curanmor di Metro Timur Terekam CCTV, Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku
KADES SUKABAKTI TURUN LANGSUNG, PROGRES KDMP JADI BUKTI KEDEKATAN DENGAN WARGA.
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:55 WIB

Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:51 WIB

Ditanya APBDes-DD Tahun 2024-2025, Kades Susukan Sebut Ada Media Langganan Bulanan Dari Kecamatan.

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:44 WIB

Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:39 WIB

Dana Keistimewaan DIY Berikan Dampak Nyata, Paguyuban Nayantaka Minta Penguatan ke Pemerintah Pusat

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:36 WIB

Sempat Cuti Seminggu, Sri Sultan HB X Kembali Bekerja: Cuti Hanya untuk Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Berita Terbaru