KOTA METRO – KOMPAS1.ID || Dingin udara dini hari tak mampu meredam antusiasme puluhan warga dan prajurit yang memadati Markas Koramil 411-01/Metro, Rabu (24/06/2026).
Tepat pukul 03.00 WIB, suasana yang biasanya lengang berubah menjadi semarak oleh sorak-sorai, tawa, dan semangat kebersamaan saat personel Kodim 0411/Kota Metro menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bersama masyarakat.
Dengan ditemani secangkir kopi hangat dan camilan sederhana, sebanyak 30 prajurit TNI dan 15 warga larut dalam atmosfer pertandingan yang penuh tensi. Tak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian sipil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua duduk berdampingan, menyatu dalam semangat yang sama, menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.
Euforia semakin memuncak ketika laga Inggris kontra Ghana yang disiarkan pukul 03.00 WIB berlangsung sengit. Sorakan kembali menggema saat pertandingan Kolombia melawan RD Kongo yang tayang pukul 09.00 WIB.
Setiap peluang emas, aksi penyelamatan gemilang, hingga gol yang tercipta disambut teriakan kompak yang memecah dinginnya pagi dan mengusir rasa kantuk.
Dandim 0411/Kota Metro Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., melalui Pasiops Kapten Inf Yatiman, S.H., menegaskan bahwa kegiatan nobar tersebut memiliki makna lebih dari sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola.
“Sepak bola memiliki daya tarik luar biasa yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Melalui kegiatan nobar ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Kapten Inf Yatiman.
Menurutnya, kegiatan sederhana seperti nobar menjadi sarana Komunikasi Sosial (Komsos) yang efektif untuk membangun kedekatan dengan warga. Di sela-sela jalannya pertandingan, tercipta berbagai interaksi hangat mulai dari obrolan santai, canda tawa, hingga diskusi ringan yang semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kegiatan yang turut dihadiri Pasi Intel Kodim 0411/KM Kapten Inf Zainuri tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban hingga pertandingan usai.
Bagi para peserta, subuh itu bukan hanya menghadirkan keseruan pertandingan kelas dunia, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang arti kebersamaan, persaudaraan, dan soliditas antara TNI dan masyarakat.
Sumber: TNI Metro
Editor wep / Kompas1.id














