Kompas1.id
Kolaka, 24 Juni 2026 – Bentrokan melibatkan dua kelompok masyarakat terjadi di kawasan operasional PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada hari Senin, 22 Juni 2026. Insiden itu sempat menimbulkan ketegangan di lokasi proyek strategis nasional tersebut.
Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha, membenarkan peristiwa tersebut kepada wartawan pada Selasa (23/6). “Benar ada kejadian pemalangan di kawasan IPIP dan sempat terjadi ketegangan antara dua kelompok masyarakat. Namun, situasi saat ini sudah kondusif,” tegasnya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, keributan bermula ketika sekelompok warga melakukan aksi pemalangan terhadap aktivitas operasional PT IPIP. Aksi itu kemudian memicu reaksi dari kelompok masyarakat lain yang merasa dirugikan, sehingga memicu perselisihan dan berujung pada bentrokan di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam, dengan terlihat adanya dugaan penggunaan senjata tajam. Menanggapi hal itu, AKBP Yudha menyatakan pihaknya masih mendalami rekaman tersebut dan akan memeriksa pihak-pihak yang terlibat guna mengungkap fakta lengkap.
“Kami sedang telusuri semua bukti, termasuk video yang beredar. Jika terbukti ada penggunaan senjata tajam, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.
Pihak kepolisian telah menempatkan sejumlah personel di lokasi untuk mengamankan lingkungan sekitar, mencegah keributan terulang, serta memfasilitasi komunikasi antara warga dan manajemen perusahaan. Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban luka maupun kerugian materiil akibat insiden tersebut.
PT IPIP sebagai proyek pengolahan nikel masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pihak berwenang berharap permasalahan yang ada dapat diselesaikan melalui dialog damai tanpa mengganggu jalannya pembangunan dan ketertiban umum.
NF













