Lampung Utara – KOMPAS1.id || Semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Pekurun, Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara. Memasuki tahap akhir pengerjaan, pembangunan jembatan kini difokuskan pada pemasangan lantai dan pengecatan sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi. Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 412-07/ABB Kapten Inf Sugiono bersama Babinsa, personel Brigif TP/SB, serta masyarakat Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan yang bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jembatan melalui kerja bakti dan gotong royong.
Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Way Arum ini memiliki panjang 60 meter dengan lebar 1,4 meter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberadaannya menjadi infrastruktur strategis yang menghubungkan Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan, sekaligus menjadi akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, menuju fasilitas pendidikan, serta mempercepat mobilitas warga dan aparatur desa.
Selama ini, keterbatasan akses penyeberangan menjadi kendala bagi masyarakat di kedua desa.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) atau lebih dari 1.200 jiwa akan merasakan manfaat langsung berupa kemudahan transportasi, peningkatan aktivitas ekonomi, dan akses pelayanan yang lebih efektif.
Danramil 412-07/ABB Kapten Inf Sugiono mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.
“Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat, kami optimistis pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera rampung.
Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
Dengan progres yang terus berjalan dan dukungan penuh dari masyarakat, Jembatan Perintis Garuda diharapkan segera dapat digunakan sehingga menjadi penghubung vital yang membuka akses dan peluang ekonomi baru bagi warga Desa Pekurun dan Desa Aji Kagungan.
Sumber: TNI/LU
Editor wep / Kompas1.id














