Dukung Penguatan Ketahanan Pangan, GNTI Gelar Panen Raya Jagung di Pesawaran

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran, – KOMPAS1.id || 30 Mei 2026 — Kabupaten Pesawaran menjadi tuan rumah pelaksanaan Panen Raya Jagung yang diselenggarakan oleh Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) di Desa Sinar Jati, Kecamatan Tegineneng, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan sektor pertanian berbasis teknologi dan inovasi.

Panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., Ketua Umum GNTI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, anggota Komisi IV DPR RI I Ketut Suwendra, anggota Komisi V DPR RI Mukhlis Basri, Pembina GNTI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung Dr. Hj. Winarti, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Lampung, pimpinan perangkat daerah, serta para petani dan kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran.

Dalam sambutannya, Bupati Nanda menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus fondasi perekonomian daerah. Menurutnya, kemajuan sektor pertanian akan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertanian adalah urusan perut rakyat sekaligus fondasi ekonomi daerah. Jika sektor pertanian kuat, maka daerah akan aman dan sejahtera,” ujar Bupati Nanda.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian sektor pertanian jagung di Kabupaten Pesawaran. Hingga Mei 2026, luas tanam jagung tercatat mencapai 14.478 hektare dengan luas panen sekitar 10.897 hektare dan total produksi mencapai 64.292,3 ton.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi dan pola budidaya yang lebih adaptif terhadap tantangan perubahan iklim.

Baca Juga:  Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

“Tantangan ke depan adalah bagaimana kita dapat bertani dengan lebih cerdas. Pemanfaatan teknologi, efisiensi usaha tani, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan cuaca harus terus ditingkatkan agar hasil panen semakin optimal,” lanjutnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan terus mendorong peningkatan infrastruktur pendukung, bantuan sarana produksi pertanian, serta pendampingan teknologi bagi para petani.

“Kami ingin memastikan setiap upaya dan kerja keras para petani dapat menghasilkan nilai ekonomi yang lebih baik dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga petani,” tambah Bupati.

Sementara itu, Ketua Umum GNTI Prof. Rokhmin Dahuri menuturkan bahwa modernisasi pertanian merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional sekaligus menarik minat generasi muda agar terlibat dalam pembangunan sektor pertanian.
Menurutnya, kedaulatan pangan harus menjadi prioritas utama karena merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa.

“Pertanian tidak boleh dipandang semata sebagai sektor ekonomi, tetapi juga sebagai sektor kehidupan yang menopang keberlangsungan suatu bangsa. Karena itu, Indonesia harus mampu mewujudkan kedaulatan pangan sebagai modal dasar menuju negara yang maju dan sejahtera,” tegas Rokhmin.

Sebagai bagian dari kegiatan, panen raya dilaksanakan di lahan jagung produktif dengan memanfaatkan Combine Harvester, alat panen modern yang mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses panen, serta meminimalkan kehilangan hasil produksi di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan pupuk dan berbagai sarana produksi pertanian kepada petani serta gabungan kelompok tani (Gapoktan) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha pertanian di Kabupaten Pesawaran.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Bung Karno dan Maestro Seni Indonesia Tutup Usia
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru