KOMPAS1.ID
MAJALENGKA – Kapolsek Malausma Polres Majalengka, IPDA Riyana bersama jajarannya, menerima kunjungan silaturahmi para tokoh agama se-Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, pada Kamis (28/5/2026). Pertemuan ini menjadi sarana mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan pemuka agama, sekaligus memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Malausma, IPDA Riyana menekankan bahwa kerjasama antara pihak kepolisian dan tokoh agama memiliki peran sangat vital dalam menciptakan suasana aman, damai, dan kondusif. Menurutnya, tokoh agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian lingkungan.
“Kami berharap dengan sinergi yang terjalin baik antara kepolisian dan tokoh agama, situasi Kamtibmas, terlebih menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, dapat terjaga dengan aman, tertib, dan kondusif. Peran serta dan partisipasi aktif para tokoh agama sangat kami harapkan untuk menjaga keutuhan dan ketenteraman masyarakat di wilayah ini,” ujar IPDA Riyana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sambutan positif datang dari perwakilan tokoh agama, Ustadz Tamim. Ia menyatakan sangat mendukung kegiatan silaturahmi ini dan menegaskan kesiapan seluruh tokoh agama di wilayahnya untuk bersinergi penuh bersama kepolisian. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik langkah silaturahmi ini. Kami siap berkoordinasi dan berpartisipasi aktif membantu kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas. Kami akan terus berperan serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tertib sesuai dengan tugas dan fungsi kami di tengah masyarakat,” tegas Ustadz Tamim.
Di akhir kegiatan, Kapolsek Malausma berharap kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan. Ia juga berpesan kepada para tokoh agama dan masyarakat agar senantiasa waspada, menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing, serta tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita belum jelas kebenarannya atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan. *** Red














