Oknum Polisi di Sumut Diduga Selingkuh: Dikejar Istri dan Anak, Tercebur Parit di Lingkungan Mapolda

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
MEDAN, 27 Mei 2026 – Sebuah rekaman video keributan yang melibatkan oknum polisi di lingkungan Markas Polda Sumatera Utara menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang anggota Polrestabes Medan berinisial HL tampak dikejar oleh istri dan anak kandungnya, hingga akhirnya terdorong dan jatuh ke dalam parit berlumpur.

Peristiwa yang mengundang perhatian luas ini terjadi pada Kamis, 21 Mei 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyebab utama keributan tersebut dipicu oleh dugaan perselingkuhan yang dilakukan HL, yang kemudian memicu pertengkaran hebat hingga ke persoalan perebutan harta kekayaan keluarga.

Kronologi: Cekcok Meluas hingga Jalan Raya, Oknum Polisi Jatuh ke Parit

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat HL yang mengenakan seragam dinas kepolisian terlibat adu mulut sengit dengan istri dan anaknya di lingkungan kantor kepolisian. Perselisihan tidak mereda, malah berlanjut hingga ke area luar Mapolda Sumut.

Situasi semakin memanas saat HL yang tampak emosional berusaha menghindar namun terus dikejar oleh keluarga istrinya. Dalam momen itu, HL sempat terlihat memukul seorang pemuda—yang diduga sebagai anaknya sendiri—menggunakan kerucut lalu lintas (traffic cone) yang ada di pinggir jalan.

Baca Juga:  Dewan Pakar DPC JMI Kota Metro Asst. Prof. Dr. Edi Ribut Harwanto, S.H., M.H., Wartawan Harus Cerdas dan Profesional

Pertarungan fisik tak terelakkan. Tak lama setelah itu, HL didorong hingga kehilangan keseimbangan dan jatuh ke dalam parit di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut, penampakan seragam dinasnya menjadi lusuh, kotor penuh lumpur, dan bagian celananya terlihat robek. Sang oknum tampak tidak berdaya di hadapan desakan keluarga yang marah.

Pihak Kepolisian: Masalah Rumah Tangga, Sedang Diproses

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, membenarkan terjadinya insiden memalukan yang melibatkan anggotanya tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini murni berakar dari masalah pribadi dan konflik rumah tangga.

“Masalah pribadi. Sedang diproses,” ujar Ferry secara singkat saat dikonfirmasi awak media pada Senin (25/5/2026) lalu.

Kasus ini menjadi sorotan karena selain merembet ke ruang publik dan tempat kerja, perilaku tersebut dinilai mencoreng nama baik institusi kepolisian. Konflik rumah tangga yang dipicu dugaan perselingkuhan ini kembali menegaskan pentingnya pengawasan perilaku aparat penegak hukum, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan pribadi. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan internal pihak kepolisian.

BOB HARIAWAN
KABIRO KOTA BANDUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB