KOMPAS1.ID
SUBANG, 12 Mei 2026 – Sebanyak 19.500 ekor benih ikan nila salin telah disalurkan kepada para pembudidaya di Kabupaten Subang. Bantuan ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap penguatan sektor perikanan nasional sekaligus upaya mendongkrak perekonomian masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.
Penyaluran benih ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara. Benih ikan tersebut diserahkan kepada dua pembudidaya lokal, yakni Ade dan Hj Warsini, yang dikenal memiliki pengalaman mumpuni dalam mengelola usaha budidaya perikanan di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program ini secara khusus difokuskan pada pengembangan budidaya nila salin — jenis ikan yang memiliki prospek ekonomi sangat menjanjikan dan mampu tumbuh dengan optimal di kawasan perairan payau. Melalui bantuan ini, diharapkan kapasitas produksi budidaya dapat meningkat, yang pada gilirannya akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar melalui hasil panen yang lebih melimpah dan bernilai ekonomi tinggi.
Dalam pelaksanaannya, PT Agrinas Jaladri Nusantara menjalin kerja sama dengan Maritim Muda Nusantara. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendampingi penerapan teknis budidaya di lapangan, serta melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan benih ikan yang telah ditebar. Tujuannya agar seluruh proses berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga hasil yang diperoleh para pembudidaya bisa mencapai potensi maksimalnya.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perikanan, Agrinas Jaladri menilai bahwa pembudidaya lokal memegang peran sangat vital. Mereka adalah tulang punggung dalam menjaga keberlangsungan produksi nasional, memperkuat ketahanan pangan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir.
Manajer Hubungan Masyarakat & CSR Agrinas Jaladri, Viera, menyampaikan bahwa dukungan kepada pembudidaya lokal ini adalah bagian dari upaya kolektif untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan Indonesia.
“Kami berharap bantuan benih nila salin ini mampu memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan produktivitas budidaya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” ujar Viera saat penyerahan bantuan, Selasa (12/5/2026).
Selain memiliki nilai ekonomi tinggi, nila salin juga mengalami peningkatan permintaan pasar yang stabil. Hal ini dinilai membuka peluang usaha baru yang potensial bagi masyarakat pesisir di Subang untuk terus mengembangkan usahanya.
Ke depannya, Agrinas Jaladri menegaskan akan terus konsisten menjalankan berbagai program TJSL yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pembangunan ekosistem perikanan yang produktif, sehat, dan lestari.














