Warga Keluhkan Alih Media Sertipikat di BPN Kabupaten Bandung, Status Berubah Jadi “Belum Selesai”

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


– Sejumlah warga di Kabupaten Bandung mengeluhkan pelayanan alih media sertipikat tanah di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. Keluhan mencuat setelah beberapa sertipikat yang sebelumnya dinyatakan telah selesai proses alih media, kini justru dianggap belum tuntas oleh pihak kantor pertanahan.

Warga mengaku kebingungan dan kecewa dengan perubahan status tersebut. Pasalnya, mereka telah melalui seluruh tahapan prosedur, bahkan menerima informasi bahwa proses alih media telah rampung. Namun, saat hendak melakukan keperluan administrasi lanjutan, mereka kembali diminta mengurus ulang dari awal.

“Dulu sudah dinyatakan selesai, bahkan kami sudah pegang bukti. Tapi sekarang dibilang belum alih media, dan harus daftar lagi dari awal. Ini sangat merugikan waktu dan biaya,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Tidak sedikit warga menduga adanya ketidaksinkronan data atau permasalahan internal dalam sistem administrasi pertanahan. Terlebih, perubahan status dari “selesai” menjadi “belum selesai” dinilai tidak masuk akal tanpa penjelasan yang transparan.

Baca Juga:  Solidaritas Dayak Menggema di Sintang: Seruan Persatuan Demi Kedaulatan di Tanah Sendiri

selain itu, warga juga mempertanyakan standar pelayanan dan kepastian hukum atas dokumen yang telah mereka urus secara resmi. Mereka berharap ada kejelasan terkait validitas sertipikat yang sebelumnya sudah dinyatakan selesai alih media.

“Kalau memang ada kesalahan, seharusnya dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat yang sudah mengikuti prosedur malah dirugikan dan dipaksa mengulang proses,” tambah warga lainnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bandung terkait keluhan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh sejumlah pihak juga belum mendapatkan tanggapan yang jelas.

Masyarakat pun berharap BPN Kabupaten Bandung segera memberikan klarifikasi serta solusi konkret agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak merugikan masyarakat luas. Mereka juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan pelayanan alih media sertipikat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

ILHAM PIKOLO
Kaperwil Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti
Bupati Aceh Singkil Lepas Keberangkatan 91 Jamaah Calon Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur ‎
Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban
Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat
Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah Ringkus Dua Pengedar Sabu di Kelurahan Sarudik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:04 WIB

Bupati Aceh Singkil Lepas Keberangkatan 91 Jamaah Calon Haji, Doakan Menjadi Haji Mabrur ‎

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:33 WIB

Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:06 WIB

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat

Berita Terbaru

Berita

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB

Berita

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB