LAMPUNG UTARA, – KOMPAS1.id || Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terlihat nyata di bantaran Sungai Way Arum, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Senin (11/5/2026).
Personel Koramil 412-07/ABB bersama puluhan prajurit Brigif TP 45/Sai Bhumi serta warga setempat bahu-membahu melaksanakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun 03 RT 05 Lubuk Lasak, Desa Pekurun.
Pada kegiatan kali ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pengangkutan material pasir dan batu split.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski harus menghadapi medan yang cukup berat dan menantang, semangat para prajurit dan warga tak surut.
Dengan peralatan sederhana berupa angkong dan karung bekas sak semen, material terus diangkut demi mempercepat proses pembangunan.
Jembatan gantung Perintis Garuda yang dibangun di atas Sungai Way Arum ini nantinya menjadi akses vital yang menghubungkan Desa Pekurun dengan Desa Aji Kagungan.
Keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan sekitar 500 kepala keluarga atau lebih dari 1.200 jiwa.
Selain menjadi jalur utama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, jembatan ini juga menjadi akses penting bagi anak-anak menuju sekolah, sekaligus mempermudah pelayanan pemerintahan antarwilayah di Kecamatan Abung Pekurun dan Kecamatan Aji Kagungan.
Pembangunan jembatan dipimpin langsung Komandan Koramil 412-07/ABB, Kapten Inf Sugiono, dengan melibatkan personel Babinsa, Brigif TP 45/Sai Bhumi, serta partisipasi aktif masyarakat dari dua desa.
Secara teknis, jembatan gantung ini memiliki lebar 1,2 meter dengan bentang mencapai 48 meter di atas Sungai Way Arum.
Infrastruktur ini dinilai sangat mendesak mengingat sungai tersebut dapat mencapai kedalaman hingga enam meter saat musim hujan, yang selama ini kerap menghambat aktivitas dan mobilitas warga.
Hingga berita ini diturunkan, semangat gotong royong masih terus berlangsung—menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok negeri.
(Syamsir Harni)














