Sinergi di Jantung Kota: Upaya Terintegrasi Bandung dalam Mitigasi Bencana dan Pengelolaan Limbah

Berita, Daerah359 Dilihat

BANDUNG –KOMPAS1.ID
Di tengah dinamika pembangunan perkotaan yang kian kompleks, langkah preventif menjadi fondasi utama dalam menciptakan kenyamanan bagi warga. Hal ini tercermin jelas dalam kunjungan kerja Wali Kota Bandung, H.M. Farhan, S.E., ke Kelurahan Campaka, Kecamatan Andir, pada Rabu (06/05/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan manifestasi dari program “Warga Jaga Kota” yang menekankan pada kemandirian wilayah dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan.

banner 336x280

Respon Cepat Pengelolaan Limbah

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Wali Kota adalah terkait kebijakan operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti. Mengingat adanya agenda penutupan sementara di akhir pekan, beliau menginstruksikan para Lurah dan Ketua RW untuk mengaktifkan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas.

“Kami mendorong koordinasi yang solid antara Lurah dan RW agar pengelolaan limbah dapat diselesaikan di hulu atau wilayah masing-masing. Ini adalah langkah strategis untuk mencegah penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) selama periode penutupan Sarimukti,” ujar Farhan di hadapan awak media.

Siskamling Siaga Bencana: Gabungan Keamanan dan Kesiapsiagaan

Selain isu lingkungan, Wali Kota Farhan juga meresmikan program Siskamling Siaga Bencana Laci RW. Program ini merupakan inovasi lokal yang menggabungkan sistem keamanan lingkungan tradisional dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kelurahan Campaka dijadikan contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan (TNI/Polri), dan masyarakat dapat menciptakan jaring pengaman sosial yang kokoh.

Dalam kunjungannya, Farhan juga menyempatkan diri menyusuri gang-gang kecil, berdialog langsung dengan warga, serta memantau fasilitas Posko Siaga Bencana dan Kampung Keluarga Berkualitas. Kedekatan ini menegaskan komitmen beliau untuk senantiasa hadir dan mendengar aspirasi masyarakat di tingkat akar rumput.

Menuju Bandung yang Tangguh

Kunjungan ini diakhiri dengan peninjauan ke berbagai fasilitas edukasi dan pengelolaan data kependudukan (RDK). Dengan integrasi data dan kesadaran kolektif warga, diharapkan Kota Bandung tidak hanya tumbuh secara fisik, namun juga memiliki resiliensi atau ketangguhan yang luar biasa dalam menghadapi berbagai situasi darurat di masa depan.

Melalui sinergi yang harmonis antara kebijakan pemerintah dan partisipasi aktif warga, Bandung terus melangkah pasti menuju kota yang lebih asri, aman, dan berkelanjutan.

BOB HARIAWAN
KABIRO KOTA BANDUNG

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *