‎Kampung Selok Aceh Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Triwulan I Tahun Anggaran 2026

Berita, Daerah499 Dilihat

Aceh Singkil kompas1.id
– 06 Mei 2026Pemerintah Desa (Pemdes) Kampung Selok Aceh, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, merealisasikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa kepada 17 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

‎Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kampung Selok Aceh pada Rabu (06/05/2026) dengan pengawalan ketat guna memastikan proses berjalan tertib dan aman.

‎Agenda penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Selok Aceh, Syafran, serta dihadiri oleh Plt. Sekretaris Desa (Sekdes), Mak Sani.

‎Turut hadir menyaksikan prosesi tersebut tim Pendamping Desa (PD), Arifsyah, ST dan Rini Mairidha, SP; Pendamping Lokal Desa (PLD), Mulyadi; serta perwakilan dari Kecamatan Singkil, Buyung Rahmat, yang menjabat sebagai Staf Kasi Pemerintahan Desa (PMD).

‎Penyaluran BLT kali ini merupakan distribusi triwulan pertama di bawah kepemimpinan Syafran sejak dirinya dilantik sebagai Kepala Desa pada Januari 2025 silam.

‎Dalam arahannya, Syafran menegaskan agar para penerima manfaat memprioritaskan penggunaan dana tersebut untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan domestik.

‎“Kami mengimbau kepada seluruh KPM agar memanfaatkan bantuan ini secara bijaksana, terutama untuk menopang kebutuhan pokok sehari-hari.

‎Berdasarkan regulasi dan kemampuan anggaran desa, kami menyalurkan kewajiban sebesar Rp150.000 per bulan untuk tahap awal atau triwulan pertama di tahun 2026 ini,” tegas Syafran dalam sambutannya.

‎Sementara itu, Saharudin, salah satu tokoh masyarakat sekaligus penerima manfaat (KPM), menyampaikan apresiasinya atas kebijakan Pemerintah Desa yang tetap mengakomodir warga yang tidak tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui alokasi BLT Desa.

‎“Kami menghaturkan terima kasih kepada Pemerintah Desa atas perhatiannya.

‎Namun, dalam kesempatan ini, kami juga menyampaikan aspirasi kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar mempertimbangkan untuk mengembalikan besaran bantuan menjadi Rp300.000 per bulan sebagaimana kebijakan pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar pria yang akrab disapa Pak Dom tersebut.

‎Ia berharap pemerintah pusat dapat mengevaluasi kembali besaran bantuan tersebut mengingat tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa yang terus dinamis.

‎Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi kesejahteraan warga Kampung Selok Aceh di tengah kondisi ekonomi saat ini.(SB)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *